Setiap membuka usaha, Anda perlu untuk melengkapi dokumen legalitasnya. Hal ini diperlukan agar usaha yang didirikan mendapat izin dari pemerintah. Salah satunya adalah kepemilikan SBU terbaru 2022.

SBU ini wajib dimiliki agar usaha Anda menjadi lebih terlihat profesional dan aman. Dengan demikian, kesempatan untuk menang tender juga lebih tinggi. Apalagi jika tender tersebut dari proyek pemerintah. Mereka akan melihat syarat kepemilikan SBU ada atau tidak.

SBU Terbaru 2022 : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Caranya
SBU Terbaru 2022 : Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Caranya

Apa Itu SBU?

Untuk yang masih awam dengan pengertian SBU, akan kita coba pelajari lebih dalam mengenai sertifikat ini. Jadi, SBU atau Sertifikat Badan Usaha adalah dokumen yang berupa sertifikat yang menunjukkan bahwa usaha atau perusahaan legal dalam menjalankan usaha.

Umumnya, SBU ini biasa digunakan untuk perusahaan konstruksi. Namun, ada pula yang menggunakan SBU ini untuk usaha lainnya. Dengan adanya SBU akan membuat usaha menjadi lebih kompeten dan aman digunakan.

Contohnya saja ketika konstruksi tersebut ingin mendapatkan proyek dari tender. Dengan memberikan SBU ini menjadi nilai lebih bagi mereka karena terbukti bahwa usaha yang dijalankan legal.

Akibatnya, ini akan membuat pihak tender lebih percaya terhadap perusahaan Anda. Lalu, SBU dikeluarkan oleh siapa? SBU dirilis oleh Badan Sertifikasi Terakreditasi atau LPJK. Untuk mendapatkannya, perusahaan harus memenuhi kriteria tertentu.

Jika dinyatakan lolos, tandanya perusahaan sudah memenuhi kualifikasi di bidangnya. Dengan demikian, ini dapat meningkatkan branding dari perusahaan tersebut.

Fungsi Sertifikat Badan Usaha

Untuk lebih mengenal tentang SBU, berikut ini adalah alasan kenapa Sertifikat Badan Usaha harus dibuat.

1. Memenuhi Syarat IUJK

Manfaat pertama dari adanya SBU ini yaitu agar bisa digunakan untuk mendapatkan IUJK (Izin Usaha Jasa Konstruksi). Ini menjadi persyaratan khusus bagi perusahaan konstruksi. IUJK akan didapatkan ketika perusahaan telah memiliki SBU.

Jadi, perusahaan harus menyusun SBU terlebih dahulu sebelum mengajukan untuk mendapatkan IUJK. Ini adalah proses administrasi yang harus dilalui.

2. Bukti Kompetensi dan Profesionalitas Usaha

SBU merupakan bukti legal yang resmi dikeluarkan oleh badan formal. Oleh sebab itu, bukti ini akan mendukung perusahaan untuk memperlihatkan kemampuannya  di bidang jasa yang dijalankan.

Jika orang sudah melihat SBU Anda itu artinya usaha sudah sesuai dengan kualifikasi dan klasifikasi yang sudah menjadi persyaratan. SBU juga menunjukkan bahwa perusahaan tersebut sudah tidak diragukan lagi kompetensinya.

Sertifikat ini juga bisa dipakai untuk perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.

3. Kualifikasi Tender

Setiap tender lumrah membuat syarat bagi perusahaan yang ingin ikut proyek tersebut dengan memberlakukan harus mempunyai Surat Badan Usaha.

Ini merupakan syarat awal dalam kualifikasi. Jadi, SBU merupakan gerbang pembuka perusahaan untuk bisa mendapatkan proyek yang diinginkan terutama dari pemerintah. SBU ini menjadi tolak ukur dalam mengerjakan proyek-proyek yang besar.

Jika berhasil memenangkan tender tersebut, perusahaan bisa semakin lebih berkembang karena memiliki pengalaman ikut dalam proyek besar.

Ada banyak pendaftaran lainnya yang memerlukan SBU. Contohnya yaitu sebagai syarat pendaftaran perusahaan yang menunjang migas, pertambangan, dsb.

4. Meningkatkan Kredibilitas

Salah satu alasan kenapa perusahaan perlu memiliki SBU adalah agar bisa meningkatkan kredibilitasnya.

Contohnya ketika perusahaan ingin melakukan kerjasama dengan perusahaan lainnya. Perusahaan lain yang melihat SBU Anda akan menilai bahwa perusahaan Anda layak diajak kerjasama. Faktor inilah yang akan mendorong kemajuan bisnis.

5. Syarat Kriteria Pendirian Usaha Patungan

Manfaat selanjutnya dari SBU adalah untuk syarat untuk pendirian usaha yang digunakan untuk penanaman modal asing (PMA).

6. Ketentuan untuk Menghitung PPh

SBU juga berhubungan dengan perpajakan. Hal ini karena SBU dipakai untuk menghitung PPh atau pajak penghasilan.

Penentuan dari pajak ini juga bergantung pada SBU-nya. Perusahaan yang mempunyai SBU, tarif pajaknya didasarkan pada klasifikasi SBU dan ini umumnya lebih terjangkau.

Sedangkan perusahaan yang tidak punya SBU akan dikenakan tarif normal atau orang pribadi sehingga biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih tinggi.

Jadi, membuat SBU terbaru 2022 adalah solusi yang tepat bagi perusahaan dalam masalah pajak agar lebih memudahkan perusahaan melaksanakan kewajibannya.

Jenis-jenis SBU

Berikut adalah jenis Sertifikat Badan Usaha yang perlu Anda ketahui untuk menentukan mana yang sesuai dengan bidang perusahaan.

1. SBU Konstruksi

SBU ini banyak dicari karena pada umumnya sertifikat ini digunakan untuk perusahaan konstruksi. Banyak proyek pembangunan yang membutuhkan jasa konstruksi. Oleh sebab itulah banyak juga perusahaan yang mendaftar untuk mendapatkan proyek tersebut.

Untuk mengikuti tender, dibutuhkan SBU terbaru 2022 agar bisa mendapatkan kesempatan bisa mengerjakan proyek tersebut. SBU terbaru 2022 membuat perusahaan berkompeten sehingga layak untuk mendapatkan proyek tersebut.

2. SBU Konsultan Konstruksi

Untuk jenis ini ditujukan untuk para konsultan yang ada di perusahaan penyedia konstruksi. Jika sudah memiliki sertifikat ini, itu artinya konsultan mereka cukup handal dibidangnya.

SBU Konsultan 2022 yang disediakan umumnya konsultasi manajemen proyek, keuangan, dsb.

Intinya adalah konsultan yang berkaitan dengan bidang jasa konstruksi.

3. SBU Konsultan Non Konstruksi

SBU ini merupakan sertifikat badan usaha yang dibuat untuk perusahaan lainnya di bidang tertentu. Contohnya adalah perusahaan di bidang kesehatan. Oleh sebab itu, SBU yang dibuat juga khusus dan memerlukan kualifikasi yang khusus pula untuk mendapatkannya.

SBU ini paling sedikit dipakai karena hanya sedikit perusahaan yang membutuhkan spesialis meskipun juga terkadang dibutuhkan.

4. SBU Spesialis

Jenis sertifikat SBU yang terakhir adalah SBU spesialis. Jenis SBU ini diterbitkan bagi perusahaan yang bergerak di bidang tertentu. Contohnya perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan.

Cara Mendapatkan SBU Terbaru 2022

Ada 3 tahap yang harus dilalui untuk mendapatkan SBU terbaru 2022. Langkah-langkah cara mendapatkan SBU ini berfungsi agar perusahaan bisa mengetahui SBU diurus kemana saja. Berikut adalah tahapannya.

1. Sertifikat Tenaga Kerja Konstruksi

Bagi tenaga ahli di bidang konstruksi, perlu memenuhi kualifikasi dan sertifikat lainnya. Contohnya adalah harus punya SKT dan SKA terlebih dahulu. Untuk mendapatkannya, bisa menggunakan jasa sertifikasi yang berkompeten. Contohnya adalah skaskt.co.id.

Setelah mendapatkan sertifikat tersebut barulah dapat menentukan siapa yang nantinya akan menjadi PJT (Penanggung Jawab Teknik) atau PJK (Penanggung Jawab Klasifikasi) ketika melangsungkan proses sertifikasi nantinya.

2. Melakukan Registrasi Keanggotaan

Tahap selanjutnya yaitu anggota yang telah terpilih menjadi PJT atau PJK ini kemudian mengajukan permintaan untuk mendapatkan sertifikasi. Anggota tersebut juga perlu untuk melakukan registrasi ke asosiasi yang terkait.

3. SBU Diterbitkan

Setelah melakukan tahapan diatas, tinggal menunggu SBU akan diterbitkan. Nantinya akan mendapatkan SBU yang sesuai dengan klasifikasi dan kualifikasi.

Penerbitan dokumen ini dilakukan oleh LPJK di Provinsi atau Nasional ketika sudah melalui tahapan Sertifikasi dan Registrasi sebelumnya.

Cara Daftar SBU Online 2022

Ketika sudah menjadi bagian dari anggota perusahaan, Anda perlu mengetahui cara daftar SBU Online agar berhasil diterbitkan. Untuk mendaftarkannya, perlu menggunakan OSS (Online Single Submission) yang dibuat oleh kementerian PUPR.

Untuk mengajukan penerbitan SBU terbaru 2022, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka browser dan kunjungi link berikut ini: https://oss.go.id/
  2. Setelah terhubung, buatlah akun terlebih dahulu dengan melakukan registrasi. Jika sudah memiliki akun sebelumnya, Anda tinggal melakukan login saja.
  3. Setelah masuk ke halaman utama akun, lengkapi data-data yang diperlukan. Isi dengan lengkap dan benar agar tidak terjadi kesalahan ketika penerbitan SBU.
  4. Nantinya, OSS RBA akan menerbitkan NIB beserta sertifikat yang masih belum disahkan.
  5. OSS akan meneruskan Anda untuk ke website perizinan dari PUPR.
  6. Selanjutnya, pilih LSBU (Lembaga Sertifikat Badan Usaha). LSBU berfungsi untuk membantu perusahaan untuk memproses pengajuan sertifikat ini.
  7. Lengkapi kembali data yang diperlukan untuk menjadi persyaratan penting.
  8. Setelah semua selesai, dan berhasil mengupload semua dokumen, Anda bisa melakukan proses penerbitan SBU ini.

LPJK akan memproses penomoran dan akan menerbitkan SBU ini. Anda bisa menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Besarnya Biaya Pengurusan SBU Terbaru 2022

Berapa biaya pembuatan SBU 2022? Untuk mengurus biaya pembuatan SBU, Anda perlu menyiapkan dana berkisar Rp 1,3 juta sampai Rp 16 juta. Biaya dari pengurusan SBU terbaru 2022 ini tergantung dari beberapa faktor.

Contohnya adalah kualifikasi, asosiasi perusahaan, jasa pembuatan SBU, dan berbagai faktor lainnya. Oleh sebab itu, penting sekali memikirkan jasa pembuatan SBU terbaru 2022 yang tepat. Anda bisa menggunakan skaskt.co.id karena harganya sesuai dengan harga pasaran.

Biaya pembuatan SBU 2022 sudah termasuk dalam berbagai kepengurusan SBU sampai selesai. Jadi, ini terbilang cukup sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Contohnya saja yaitu ada biaya pembuatan bangko SBU, biaya pembuatan sesuai kualifikasi, dsb.

Pengurusan SBU ini dapat dilakukan baik secara mandiri maupun menggunakan jasa pembuatan SBU. Biaya untuk membuat sendiri terbilang lebih murah.

Akan tetapi kelemahan membuat SBU sendiri yaitu lebih menyita waktu yang lebih lama karena harus menyiapkan berbagai dokumen dan mengurus berkasnya sendiri.

Bagi sebuah perusahaan, waktu adalah uang. Jadi, ini tentu akan menyita perhatian perusahaan sehingga tidak bisa menjalankan perusahaannya secara maksimal hanya untuk mengurus SBU. Jadi, disarankan untuk menggunakan jasa pembuatan SBU saja.

Masa Berlaku SBU

Meski sudah memiliki SBU, perlu diketahui bahwa SBU ini memiliki masa kadaluarsa. Lalu, berapa lama SBU berlaku? Adapun masa berlakunya adalah 3 tahun dari penerbitannya. Selain itu, perusahaan wajib untuk melakukan registrasi ulang di tahun kedua dan berikutnya.

Jadi, Anda perlu melakukan registrasi SBU setiap tahun. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan perpanjangan jika masa berlaku SBU sudah habis.

Lihat Juga : Cara Membuat SKK

Peraturan SBU Terbaru 2022

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang peraturan terbaru dari SBU, bisa dilihat dari surat edaran yang diterbitkan oleh PUPR tentang SBU 2022.

Adapun jika ingin mengetahui informasi tentang pembuatan SBU lewat OSS ini dapat dilihat dari Surat Edaran Nomor 17/SE/LPJK/2021. Di dalam peraturan tersebut sudah memuat peraturan teknis bagaimana mengurus SBU.

Penutup

Demikian informasi mengenai SBU terbaru 2022 mulai dari pengertian, fungsi, tahapan, sampai ke masa berlaku SBU. Untuk memilih jasa pembuatan SBU terbaik, silahkan untuk mengunjungi situs https://www.skaskt.co.id.

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram