Cara mendapatkan SKK Konstruksi bisa menjadi lebih mudah dengan mengetahui alur proses sertifikasi, persyaratan dokumen yang dibutuhkan, serta jenjang SKK yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja
SKK Konstruksi adalah sebuah tanda pengakuan yang membuktikan keterampilan dan keahlian seorang profesional dalam sektor jasa pelaksana konstruksi (Kontraktor) dan jasa pengawas konstruksi (Konsultan). Sertifikat ini dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dibentuk oleh Asosiasi Profesi terkait.
Proses cara mendapatkan SKK melibatkan asesmen yang ketat terhadap pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja individu. Proses ini memastikan bahwa penerima sertifikat memiliki pengetahuan yang memadai tentang prinsip-prinsip konstruksi, kemampuan teknis yang diperlukan, serta pemahaman terhadap standar dan peraturan keselamatan kerja yang berlaku.
Apa Itu SKK Konstruksi?
Sebutan SKK merupakan pembaruan nama dari Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Keterampilan (SKT). Peralihan ini juga dibarengi dengan peningkatan kelengkapan data serta sistem terbaru sehingga lebih valid dan terintegrasi secara digital.
Perubahan dari SKA dan SKT ke SKK Konstruksi didasarkan pada Surat Edaran Menteri PUPR No. 30/SE/M/2020 tentang Transisi Layanan Sertifikasi Badan Usaha & Sertifikasi Kompetensi Kerja Jasa Konstruksi. Aturan ini menjadi dasar hukum dalam cara mendapatkan SKK yang berlaku hingga saat ini.
Dalam perusahaan, pegawai yang sudah memiliki SKK bertugas sebagai Penanggung Jawab Teknis Badan Usaha (PJTBU), Penanggung Jawab Subklasifikasi Badan Usaha (PJSKBU), serta Penanggung Jawab Badan Usaha (PJBU).
Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) menjadi bukti kemampuan dan keahlian tenaga kerja konstruksi yang selanjutnya dihimpun oleh kontraktor atau konsultan sebagai syarat pengajuan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang diterbitkan oleh LPJK.
Fungsi Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi
Selain menjadi bagian penting dalam cara mendapatkan SKK, sertifikat ini memiliki berbagai fungsi strategis, antara lain:
- Bukti resmi kompetensi tenaga kerja konstruksi
- Persyaratan wajib pengajuan dan perpanjangan SBU Konstruksi
- Bentuk kepatuhan terhadap regulasi Kementerian PUPR
- Tolak ukur kualitas tenaga ahli dan terampil konstruksi
- Jaminan tanggung jawab dan keselamatan kepada masyarakat
- Legalitas profesional dan peningkatan daya saing tenaga kerja
Mengenal 3 Kualifikasi SKK Konstruksi
Sebagai bagian dari cara mendapatkan SKK, penting memahami bahwa SKK memiliki 9 jenjang yang dikelompokkan ke dalam 3 kualifikasi utama. Berikut ini adalah pendidikan minimal dan pengalaman yang harus dimiliki tenaga ahli sebelum proses SKK konstruksi.
1. Tingkat Operator
Klasifikasi ini dihuni oleh tenaga kerja jenjang 1 sampai 3. Syarat SKK jenjang ini adalah pernah menempuh pendidikan dasar atau PBK non-akademik minimal 2 tahun serta lulus tes dari jenjang sebelumnya.
Untuk jenjang 3, tenaga kerja minimal lulus Pendidikan Dasar, SMA, SMK, atau SMK plus. Persyaratan ini hampir sama dengan SKK jenjang 4 yang sudah masuk dalam klasifikasi lebih atas. Perbedaannya terdapat pada lama tempuh pendidikan.
2. Tingkat Teknik atau Analis
SKK jenjang 4 sampai 6 menempati klasifikasi ini. Demi mencapai jenjang 4, seorang tenaga kerja konstruksi minimal tingkat SMA sudah lulus 6 tahun, SMK minimal 4 tahun , atau SMK Plus minimal 2 tahun.
Teknisi jenjang 5 mensyaratkan pekerja minimal SMA sudah lulus 12 tahun atau SMK minimal 10 tahun, atau SMK plus minimal 8 tahun. Selain itu, setiap jenjang mengharuskan tenaga kerja sudah lulus dari tes jenjang sebelumnya. Adapun klasifikasi teknisi atau analis tertinggi adalah jenjang 6 dengan persyaratan sudah lulus D1 minimal 12 tahun, D2 minimal 8 tahun, dan D3 minimal 4 tahun.
3. Klasifikasi Ahli
Di setiap perusahaan konstruksi, klasifikasi ahli selalu menempati skema jabatan SKK. Tentunya, hal ini sebanding dengan pemahaman teori serta pengalaman mereka dalam bidang tersebut.
Ahli SKK jenjang 7 wajib sudah lulus S1, S1 terapan atau D4 terapan minimal 2 tahun. SKK jenjang 8 wajib lulus S1 atau D4 terapan selama 6 tahun dan S2 baru lulus. Begitu juga dengan jenjang 9, Pendidikan S1 minimal sudah lulus 8 Tahun dan S2 minimal 4 tahun.
Jenjang SKK Konstruksi
Dalam cara mendapatkan SKK, pemilihan jenjang sangat menentukan peran dan tanggung jawab di proyek konstruksi, mulai dari Operator, Teknisi, hingga Ahli. Setiap jenjang SKK dari Jenjang 1 sampai Jenjang 9 menunjukkan tingkat keahlian, pengalaman, serta kewenangan kerja yang berbeda dan diakui secara nasional oleh LPJK dan BNSP.
1. SKK Jenjang 9 – Ahli Utama
SKK Jenjang 9 adalah tingkatan tertinggi dalam kualifikasi SKK Konstruksi. Ahli Utama adalah individu yang memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat luas dalam bidang konstruksi. Mereka mampu mengelola proyek konstruksi yang kompleks dan memberikan panduan teknis kepada tim proyek.
2. SKK Jenjang 8 – Ahli Madya
SKK Jenjang 8 merupakan tingkatan berikutnya dalam kualifikasi SKK Konstruksi. Ahli Madya memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kuat dalam berbagai aspek konstruksi. Mereka dapat melakukan analisis teknis, perencanaan, dan pengawasan proyek dengan baik.
3. SKK Jenjang 7 – Ahli Muda
SKK Jenjang 7 diberikan kepada individu yang telah memperoleh pengetahuan dasar dan pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip konstruksi. Ahli Muda bekerja di bawah pengawasan Ahli Madya atau Ahli Utama dan terlibat dalam tugas-tugas teknis seperti survei lapangan, pengukuran, dan perencanaan sederhana.
4. SKK Jenjang 6 – Teknisi / Analis
SKK Jenjang 6 diperuntukkan bagi Teknisi atau Analis yang memiliki pengetahuan teknis dan dapat melaksanakan tugas-tugas terkait konstruksi dengan kompetensi yang memadai. Mereka melakukan pemeliharaan peralatan, mengoperasikan mesin-mesin konstruksi, dan melakukan analisis atau pengujian tertentu dalam proyek konstruksi.
5. SKK Jenjang 5 – Teknisi / Analis
Jenjang 5 adalah tingkatan berikutnya untuk Teknisi atau Analis dalam kualifikasi SKK Konstruksi. Para Teknisi/Analis pada tingkatan ini memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih maju. Mereka merancang rencana konstruksi, memantau kualitas konstruksi, dan melakukan pengujian laboratorium.
6. SKK Jenjang 4 – Teknisi / Analis
Jenjang 4 diperuntukkan bagi Teknisi atau Analis dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam bidang konstruksi. Mereka terlibat dalam perencanaan sederhana, pengawasan lapangan, dan pelaksanaan proyek konstruksi dengan bimbingan.
7. SKK Jenjang 3 – Operator
Jenjang 3 merupakan tingkatan Operator dalam kualifikasi SKK Konstruksi. Para Operator memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan peralatan atau mesin konstruksi tertentu, seperti alat berat, mesin pemadat, dan mesin bor.
8. SKK Jenjang 2 – Operator
Jenjang 2 juga diperuntukkan bagi para Operator dalam kualifikasi SKK Konstruksi. Para Operator pada tingkatan ini memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengoperasikan peralatan atau mesin konstruksi dan membutuhkan pengawasan langsung saat melaksanakan tugas-tugas konstruksi.
9. SKK Jenjang 1 – Operator
Jenjang 1 adalah tingkatan dasar dalam kualifikasi SKK Konstruksi bagi Operator. Para Operator pada tingkatan ini memperoleh pengetahuan dasar tentang operasi peralatan atau mesin konstruksi dan membutuhkan pengawasan langsung serta bimbingan saat melaksanakan tugas-tugas konstruksi.
Bagaimana Cara Mendapatkan SKK Konstruksi?
Secara umum, cara mendapatkan SKK dilakukan dengan menyiapkan dokumen administrasi dan mengikuti uji kompetensi melalui LSP. Persyaratan dokumen yang biasanya dibutuhkan meliputi:
- KTP
- Pas foto terbaru
- NPWP
- Ijazah pendidikan terakhir
- Referensi Pekerjaan/Pengalaman di bidang yang ingin diproses
- Email aktif dan nomor telepon
Metode Sertifikasi SKK Konstruksi
Saat ini cara mendapatkan SKK dapat dilakukan melalui dua metode untuk menyesuaikan proses uji sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing, tanpa mengurangi standar dan kualitas penilaian yang ditetapkan oleh LSP, yaitu:
- Uji kompetensi langsung di Tempat Uji Kompetensi (TUK)
- Uji kompetensi online melalui Zoom
Kedua metode cara mendapatkan SKK tersebut memiliki standar penilaian yang sama dan biasanya hanya memerlukan waktu 1 hari pelaksanaan. Jangan khawatir, untuk ujian langsung di TUK, anda dapat mengetahui TUK terdekat melalui jaringan marketing kami yang luas.
Masa Berlaku SKK Konstruksi dan Perpanjangannya
Masa berlaku SKK Konstruksi adalah 5 tahun sejak tanggal penerbitan. Dalam rangka menjaga legalitas dan keberlanjutan karier, penting bagi pemegang sertifikat untuk memahami cara mendapatkan SKK kembali melalui proses perpanjangan sebelum masa berlaku habis.
Klasifikasi SKK Konstruksi / Jabker SKK
Setiap SKK memiliki klasifikasi jabatan kerja (Jabker) yang disesuaikan dengan bidang dan subbidang konstruksi. Penentuan Jabker yang tepat akan mempermudah proses cara mendapatkan SKK sekaligus mendukung pemenuhan syarat SBU Konstruksi.
| KLASIFIKASI | SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|---|
| SIPIL | Gedung | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung | 7 |
| Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Teknik Bangunan Gedung | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Bangunan Gedung | 9 | |||
| Ahli Muda Perencana Beton Pracetak Untuk Struktur Bangunan Gedung | 7 | |||
| Ahli Utama Penilai Laik Fungsi Bangunan Gedung | 9 | |||
| Manajer pengelolaan Bangunan Gedung | 7 | |||
| Pengelola Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara | 7 | |||
| Ahli Muda Pengelola Rumah Susun | 7 | |||
| Ahli Muda Bangunan Gedung Hijau | 7 | |||
| Ahli Madya Bangunan Gedung Hijau | 8 | |||
| Ahli Utama Bangunan Gedung Hijau | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung (Level 6) | 6 | |||
| Juru Gambar Kepala Bidang Konstruksi | 4 | |||
| Pengawas Pekerjaan Bangunan Gedung (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Pekerjaan Bangunan Gedung (Level 6) | 6 | |||
| Analis Struktur Bangunan RISHA | 6 | |||
| Operator | Juru Gambar Konstruksi | 3 | ||
| Aplikator Bangunan RISHA (Level 3) | 3 | |||
| Aplikator Bangunan RISHA (Level 2) | 2 | |||
| Juru Gambar Pemula Konstruksi | 2 | |||
| Tukang Cat Bangunan Gedung | 1 | |||
| Tukang Pasang Ubin/Keramik | 1 | |||
| Tukang Pasang Bata dan Plesteran | 1 | |||
| Tukang Kayu Konstruksi | 1 | |||
| Tukang Besi Beton | 1 | |||
| Kepala Tukang Bangunan Gedung | 2 | |||
| Tukang Pasang Rangka Baja Ringan | 1 | |||
| Tukang Pasang Penutup Atap | 1 | |||
| Mandor Konstruksi Bangunan Gedung | 3 | |||
| Kepala Tukang Pasang Perancah dan Acuan/Cetakan Beton | 2 | |||
| Tukang Pasang Perancah dan Acuan/Cetakan Beton | 1 | |||
| Tukang Pasang Water Proofing | 1 | |||
| Material | Ahli | Ahli Muda Material Jalan | 7 | |
| Ahli Madya Material Jalan | 8 | |||
| Ahli Utama Material Jalan | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pengawas Konstruksi, Fabrikasi, Sipil dan Struktur | 6 | ||
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal (Level 4) | 4 | |||
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal (Level 6) | 6 | |||
| Teknisi Laboratorium Beton (Level 4) | 4 | |||
| Teknisi Laboratorium Beton (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Laboratorium Beton (Level 6) | 6 | |||
| Teknisi Laboratorium Tanah (Level 4) | 4 | |||
| Teknisi Laboratorium Tanah (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Laboratorium Tanah (Level 6) | 6 | |||
| Pelaksana Produksi Campuran Aspal Panas (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Produksi Campuran Aspal Panas (Level 4) | 4 | |||
| Jalan | Ahli | Ahli Muda Teknik Jalan | 7 | |
| Ahli Madya Teknik Jalan | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Jalan | 9 | |||
| Ahli Muda Teknik Jalan (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Muda Keselamatan Jalan | 7 | |||
| Ahli Madya Keselamatan Jalan | 8 | |||
| Ahli Utama Keselamatan Jalan | 9 | |||
| Pengendali Pelaksanaan Pekerjaan Jalan | 7 | |||
| Ahli Muda Auditor Keselamatan Jalan | 7 | |||
| Ahli Madya Auditor Keselamatan Jalan | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Uji Laik Fungsi Jalan (Level 6) | 6 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 4) | 4 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (Level 6) | 6 | |||
| Operator | Mandor Pemeliharaan Jalan | 3 | ||
| Jembatan | Ahli | Ahli Muda Teknik Jembatan | 7 | |
| Ahli Muda Teknik Jembatan (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Teknik Jembatan | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Jembatan | 9 | |||
| Ahli Muda Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 7 | |||
| Ahli Madya Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 8 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 9 | |||
| Pengendali Pelaksanaan Pekerjaan Jembatan | 7 | |||
| Ahli Muda Pemeriksaan Jembatan | 7 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja (Level 5) | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja (Level 6) | 6 | |||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan (Level 4) | 4 | |||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan (Level 6) | 6 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Panel Darurat | 5 | |||
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Panel Darurat | 6 | |||
| Operator | Tukang Pasang/Perakit Jembatan Rangka Baja Panel Darurat | 2 | ||
| Kepala Tukang Pasang/Perakit Jembatan Rangka Baja Panel Darurat | 1 | |||
| Terowongan | Ahli | Ahli Madya Teknik Terowongan | 8 | |
| Ahli Utama Teknik Terowongan | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Inspektur Terowongan | 6 | ||
| Bendung dan Bendungan | Ahli | Ahli Utama Teknik Bendungan Besar | 9 | |
| Ahli Madya Teknik Bendungan Besar | 8 | |||
| Ahli Muda Teknik Bendungan Besar | 7 | |||
| Ahli Utama Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan | 9 | |||
| Ahli Madya Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan | 8 | |||
| Ahli Madya Pengawas Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Sipil Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Inspektur Bendungan Urukan (Level 6) | 6 | ||
| Inspektur Bendungan Urukan (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Bendungan (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Bendungan (Level 6) | 6 | |||
| Operator | Mandor Pekerjaan Timbunan Tubuh Bendungan Tipe Urugan | 3 | ||
| Irigasi dan Rawa | Ahli | Ahli Utama Teknik Irigasi | 9 | |
| Ahli Madya Teknik Irigasi | 8 | |||
| Ahli Muda Teknik Irigasi | 7 | |||
| Ahli Utama Teknik Perencanaan Irigasi Rawa | 9 | |||
| Ahli Madya Teknik Perencanaan Irigasi Rawa | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Rawa | 9 | |||
| Ahli Muda Teknik Rawa | 7 | |||
| Ahli Madya Teknik Rawa | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi (Level 5) | 5 | |||
| Pengamat Irigasi | 6 | |||
| Teknisi Pengairan | 4 | |||
| Pelaksana Pemasangan Pintu Air (Level 6) | 6 | |||
| Pelaksana Pemasangan Pintu Air (Level 5) | 5 | |||
| Sungai dan Pantai | Ahli | Ahli Muda Teknik Pantai | 7 | |
| Ahli Madya Teknik Pantai | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Pantai | 9 | |||
| Ahli Muda Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 7 | |||
| Ahli Madya Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 8 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Pengaman Pantai (Level 5) | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Pengaman Pantai (Level 4) | 4 | |||
| Teknisi Pengerukan | 4 | |||
| Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Sungai (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Sungai (Level 4) | 4 | |||
| Air Tanah dan Air Baku | Ahli | Ahli Muda Hidrologi | 7 | |
| Ahli Madya Hidrologi | 8 | |||
| Ahli Utama Hidrologi | 9 | |||
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 7 | |||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 8 | |||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 9 | |||
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Muda Hidrolika | 7 | |||
| Ahli Madya Hidrolika | 8 | |||
| Ahli Utama Hidrolika | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pengawas Pengeboran Air Tanah (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Pengeboran Air Tanah (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pengeboran Air Tanah (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pengeboran Air Tanah (Level 4) | 4 | |||
| Bangunan Air Limbah | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Air Limbah (SPALD) | 7 | |
| Ahli Madya Teknik Bangunan Air Limbah (SPALD) | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Air Limbah Permukiman (Setempat dan Terpusat) (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Air Limbah Permukiman (Setempat dan Terpusat) (Level 5) | 5 | |||
| Bangunan Persampahan | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Persampahan (TPA) | 7 | |
| Ahli Madya Teknik Bangunan Persampahan (TPA) | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Pembuatan Fasilitas Sampah dan Limbah (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Pembuatan Fasilitas Sampah dan Limbah (Level 5) | 5 | |||
| Drainase Perkotaan | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Jaringan Drainase | 7 | |
| Ahli Madya Perencanaan Jaringan Drainase | 8 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Jaringan Drainase | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan (Level 6) | 6 | |||
| Geoteknik dan Pondasi | Ahli | Ahli Muda Geoteknik | 7 | |
| Ahli Madya Geoteknik | 8 | |||
| Ahli Utama Geoteknik | 9 | |||
| Ahli Muda Geoteknik (Freshgraduate) | ||||
| Ahli Madya Geologi Pekerjaan Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama Geologi Pekerjaan Konstruksi | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Geoteknik (Level 6) | 6 | ||
| Teknisi Geoteknik (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Sondir (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Sondir (Level 4) | 4 | |||
| Teknisi Pengeboran Pengujian Tanah (Level 5) | 5 | |||
| Teknisi Pengeboran Pengujian Tanah (Level 4) | 4 | |||
| Operator | Operator Alat Penyelidikan Tanah (Soil Investigation Operator) | 3 | ||
| Operator Pemula Alat Penyelidikan Tanah (Soil Investigation Operator) | 2 | |||
| Geodesi | Ahli | Ahli Muda Survei Terestris | 7 | |
| Ahli Madya Survei Terestris | 8 | |||
| Ahli Utama Survei Terestris | 9 | |||
| Ahli Muda Hidrografi Pesisir | 7 | |||
| Ahli Madya Hidrografi Lepas Pantai | 8 | |||
| Ahli Muda Survei Pemetaan Udara | 7 | |||
| Manager Proyek Survei dan Pemetaan Wilayah | 7 | |||
| Spesialis SIG | 7 | |||
| Ahli Madya Kewilayahan | 8 | |||
| Ahli Utama Kewilayahan | 9 | |||
| Ahli Madya Sistem Informasi Geografis | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Survei Terestris | 5 | ||
| Surveyor Rekayasa | 6 | |||
| Surveyor Terestris | 6 | |||
| Operator Utama Survei Terestris | 4 | |||
| Operator | Operator Madya Survei Terestris | 3 | ||
| Operator Muda Survei Terestris | 2 | |||
| Juru Ukur Konstruksi | 2 | |||
| Jalan Rel | Ahli | Ahli Utama Teknik Jalan Rel | 9 | |
| Ahli Madya Teknik Jalan Rel | 8 | |||
| Ahli Muda Teknik Jalan Rel | 7 | |||
| Teknisi/ Analis | Pengawas Pekerjaan Pengelasan Rel Kereta Api (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Pekerjaan Pengelasan Rel Kereta Api (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pembangunan Jalan Rel (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pembangunan Jalan Rel (Level 4) | 4 | |||
| Bangunan Pelabuhan | Ahli | Ahli Utama Teknik Dermaga | 9 | |
| Ahli Madya Teknik Dermaga | 8 | |||
| Ahli Muda Teknik Dermaga | 7 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Perawatan Fasilitas Pelabuhan (Level 6) | 6 | ||
| Pelaksana Perawatan Fasilitas Pelabuhan (Level 5) | 5 | |||
| Pembongkaran Bangunan | Ahli | Ahli Utama Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 9 | |
| Ahli Madya Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 8 | |||
| Ahli Muda Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 7 | |||
| Grouting | Ahli | Ahli Muda Grouting | 7 | |
| Ahli Madya Grouting | 8 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Grouting (Level 5) | 5 | ||
| Operator | Operator Grouting | 3 | ||
| MANAJEMEN | Keselamatan Konstruksi | Ahli | Ahli Muda K3 Konstruksi | 7 |
| Ahli Muda K3 Konstruksi (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya K3 Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama K3 Konstruksi | 9 | |||
| Ahli Muda Keselamatan Konstruksi | 7 | |||
| Ahli Muda Keselamatan Konstruksi (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Keselamatan Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama Keselamatan Konstruksi | 9 | |||
| Manajer Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung | 7 | |||
| Teknisi/ Analis | Personil Keselamatan dan Kesehatan Kerja | 4 | ||
| Supervisor K3 Konstruksi (Level 5) | 5 | |||
| Supervisor K3 Konstruksi (Level 6) | 6 | |||
| Operator | Petugas K3 Konstruksi | 3 | ||
| Petugas Keselamatan Konstruksi | 3 | |||
| Manajemen Konstruksi/Manajemen Proyek | Ahli | Manajer Logistik Proyek | 7 | |
| Ahli Muda Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 7 | |||
| Ahli Muda Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 9 | |||
| Ahli Muda Manajemen Proyek | 7 | |||
| Ahli Madya Manajemen Proyek | 8 | |||
| Ahli Utama Manajemen Proyek | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (Level 5) | 5 | ||
| Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (Level 6) | 6 | |||
| Hukum Kontrak Konstruksi | Ahli | Ahli Madya Kontrak Kerja Konstruksi | 8 | |
| Ahli Utama Kontrak Kerja Konstruksi | 9 | |||
| Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi | Ahli Muda Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 7 | ||
| Ahli Madya Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Quality Engineer (Level 6) | 6 | ||
| Quality Engineer (Level 5) | 5 | |||
| Quality Assurance Engineer (Level 6) | 6 | |||
| Quality Assurance Engineer (Level 5) | 5 | |||
| Asesor Badan Usaha Jasa Konstruksi | 6 | |||
| Pelaksana Pengendali Mutu Jalan dan Jembatan | 5 | |||
| Estimasi Biaya Konstruksi | Ahli | Ahli Muda Quantity Surveyor | 7 | |
| Ahli Madya Quantity Surveyor | 8 | |||
| Ahli Utama Quantity Surveyor | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Quantity Surveyor (Level 5) | 5 | ||
| Quantity Surveyor (Level 6) | 6 | |||
| Estimator Biaya Bidang Konstruksi (Cost Estimator) (Level 5) | 5 | |||
| Estimator Biaya Bidang Konstruksi (Cost Estimator) (Level 6) | 6 | |||
| MEKANIKAL | Teknik Tata Udara Dan Refrigasi | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Sistem Tata Udara | 7 |
| Ahli Madya Perencanaan Sistem Tata Udara | 8 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Sistem Tata Udara | 9 | |||
| Plumbing Dan Pompa Mekanik | Ahli | Ahli Muda Teknik Plambing dan Pompa Mekanik | 7 | |
| Ahli Madya Teknik Plambing dan Pompa Mekanik | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Plambing dan Pompa Mekanik | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pengawas Pekerjaan Plambing (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Pekerjaan Plambing (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Teknik Plambing (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Teknik Plambing (Level 4) | 4 | |||
| Operator | Mandor Plambing | 3 | ||
| Asisten Pelaksana Plambing dan Pompa Mekanik | 3 | |||
| Asisten Pemula Pelaksana Plambing dan Pompa Mekanik | 2 | |||
| Proteksi Kebakaran | Ahli | Pengkaji Muda Teknis Proteksi Kebakaran | 7 | |
| Pengkaji Madya Teknis Proteksi Kebakaran | 8 | |||
| Ahli Utama Pengkaji Teknis Proteksi Kebakaran | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Fire Alarm | 4 | ||
| Transportasi Dalam Gedung | Ahli | Ahli Muda Pesawat Lift dan Eskalator | 7 | |
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Pesawat Lift dan Eskalator | 8 | |||
| Ahli Utama Pesawat Lift dan Eskalator | 9 | |||
| Teknik Mekanikal | Ahli | Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 7 | |
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 8 | |||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 9 | |||
| Ahli Muda Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 7 | |||
| Ahli Muda Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 8 | |||
| Ahli Utama Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 9 | |||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Mekanikal (Level 5) | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Mekanikal (Level 6) | 6 | |||
| Pengawas Pekerjaan Mekanikal Bangunan Gedung (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Pekerjaan Mekanikal Bangunan Gedung (Level 6) | 6 | |||
| Teknisi Prestressing Equipment | 4 | |||
| Teknisi Penyambung Pipa Polietilena Dengan Fusi Panas | 4 | |||
| Operator | Juru Las | 3 | ||
| Juru Las Pemula | 2 | |||
| Asisten Mekanik Heating, Ventilation, dan Air Condition (HVAC) | 3 | |||
| Alat Berat | Ahli | Manajer Alat Berat | 8 | |
| Teknisi/ Analis | Teknisi Scaffolding | 4 | ||
| Pengawas Scaffolding | 5 | |||
| Operator | Operator Scaffolding | 3 | ||
| Operator Pemula Scaffolding | 2 | |||
| Operator Bulldozer | 3 | |||
| Operator Pemula Bulldozer | 2 | |||
| Operator Motor Grader | 3 | |||
| Operator Pemula Motor Grader | 2 | |||
| Operator Wheel Excavator | 3 | |||
| Operator Pemula Wheel Excavator | 2 | |||
| Operator Tandem Roller | 3 | |||
| Operator Pemula Tandem Roller | 2 | |||
| Operator Vibrator Roller | 3 | |||
| Operator Pemula Vibrator Roller | 2 | |||
| Operator Pneumatic Tire Roller | 3 | |||
| Operator Pemula Pneumatic Tire Roller | 2 | |||
| Operator Wheel Loader | 3 | |||
| Operator Pemula Wheel Loader | 2 | |||
| Operator Mobile Crane | 3 | |||
| Operator Pemula Mobile Crane | 2 | |||
| Operator Tower Crane | 3 | |||
| Operator Pemula Tower Crane | 2 | |||
| Operator Truck Mounted Crane | 3 | |||
| Operator Pemula Truck Mounted Crane | 2 | |||
| Operator Backhoe Loader | 3 | |||
| Operator Pemula Backhoe Loader | 2 | |||
| Operator Pile Drive Hammer | 3 | |||
| Operator Pemula Pile Drive Hammer | 2 | |||
| Operator Pompa Beton | 3 | |||
| Operator Pemula Pompa Beton | 2 | |||
| Operator Bore Pile | 3 | |||
| Operator Pemula Bore Pile | 2 | |||
| Operator Mesin Pencampur Aspal | 3 | |||
| Operator Pemula Mesin Pencampur Aspal | 2 | |||
| Operator Mesin Penggelar Aspal | 3 | |||
| Operator Pemula Mesin Penggelar Aspal | 2 | |||
| Operator Mesin Pemecah Batu | 3 | |||
| Operator Pemula Mesin Pemecah Batu | 2 | |||
| Operator Mesin Penghampar Beton Semen (Concrete Paver Operator) | 3 | |||
| Operator Pemula Mesin Penghampar Beton Semen (Concrete Paver Operator Pemula) | 2 | |||
| Operator Cold Milling Machine | 3 | |||
| Operator Pemula Cold Milling Machine | 2 | |||
| Operator Batching Plant | 3 | |||
| Operator Pemula Batching Plant | 2 | |||
| Operator Hydrolic Hammer Breaker | 3 | |||
| Operator Pemula Hydrolic Hammer Breaker | 2 | |||
| Operator Ripper Tractor | 3 | |||
| Operator Pemula Ripper Tractor | 2 | |||
| Mekanik Tower Crane | 3 | |||
| Mekanik Asphalt Mixing Plant (Asphalt Mixing Plant Mechanic) | 3 | |||
| Mekanik Kapal Keruk | 3 | |||
| Mekanik Engine Tingkat Dasar | 3 | |||
| Mekanik Engine Pemula Tingkat Dasar | 2 | |||
| Mekanik Hidrolik Alat Berat | 3 | |||
| Mekanik Hidrolik Alat Berat Pemula | 2 | |||
| Mekanik Engine Alat Berat | 3 | |||
| Mekanik Engine Alat Berat Pemula | 2 | |||
| Operator Dump Truck | 2 | |||
| Teknik Lifting | Ahli | Ahli Muda Launching Girder | 7 | |
| Ahli Madya Launching Girder | 8 | |||
| Lifting Engineer | 7 | |||
| Teknisi/ Analis | Lifting Supervisor | 6 | ||
| Pengawas Erection Girder | 5 | |||
| Pelaksana Erection Girder | 6 | |||
| Pengawas Launching Gantry | 5 | |||
| Pelaksana Launching Gantry | 6 | |||
| Operator | Operator Gondola pada Bangunan Gedung | 3 | ||
| Operator Pemula Gondola pada Bangunan Gedung | 2 | |||
| Operator Launching Gantry | 3 | |||
| Operator Pemula Slinging and Rigging | 2 | |||
| Operator Pemula Forklift | 2 | |||
| TATA LINGKUNGAN | Teknik Air Minum | Ahli | Ahli Madya Penanggulangan Kehilangan Air | 8 |
| Ahli Utama Penanggulangan Kehilangan Air | 9 | |||
| Ahli Utama Deteksi Kebocoran dan Commissioning Jaringan Perpipaan SPAM | 9 | |||
| Ahli Utama Teknik Air Minum | 9 | |||
| Ahli Madya Teknik Air Minum | 8 | |||
| Ahli Muda Teknik Air Minum | 7 | |||
| Ahli Muda Teknik Air Minum (Freshgraduate) | 7 | |||
| Teknisi / Analis | Teknisi Operasi dan Pemeliharaan Unit Pelayanan Air Minum (Level 4) | 4 | ||
| Teknisi Operasi dan Pemeliharaan Unit Pelayanan Air Minum (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Lapangan Konstruksi SPAM | 6 | |||
| Pelaksana Lapangan Konstruksi SPAM | 5 | |||
| Analis Commissioning IPA (Level 5) | 5 | |||
| Analis Commissioning IPA (Level 6) | 6 | |||
| Analis Laboratorium Air Minum (Level 5) | 5 | |||
| Analis Laboratorium Air Minum (Level 4) | 4 | |||
| Supervisor Mekanikal Elektrikal Air Minum | 4 | |||
| Kepala Laboratorium Air Minum | 5 | |||
| Operator | Asisten Pemula Pelaksana Instalatur Unit Pelayanan Air Minum | 2 | ||
| Asisten Pelaksana Instalatur Unit Pelayanan Air Minum | 3 | |||
| Operator Instalasi Pengolahan Air Minum | 2 | |||
| Teknik Lingkungan | Ahli | Ahli Muda Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 7 | |
| Ahli Muda Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 8 | |||
| Ahli Utama Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 9 | |||
| Teknik Air Limbah | Ahli Muda Perencana Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 7 | ||
| Ahli Madya Perencana Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 8 | |||
| Ahli Utama Perencana Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 9 | |||
| Teknisi / Analis | Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat (Level 6) | 6 | ||
| Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Operasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Operasi Perpipaan Air Limbah Domestik (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Operasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Operasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (Level 4) | 4 | |||
| Pelaksana Operasi Perpipaan Air Limbah Domestik (Level 4) | 4 | |||
| Pelaksana Operasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (Level 4) | 4 | |||
| Operator | Asisten Pelaksana Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja | 3 | ||
| Asisten Pelaksana Perpipaan Air Limbah Domestik | 3 | |||
| Asisten Pelaksana Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik | 3 | |||
| Teknik Perpipaan | Ahli | Ahli Muda Bidang Teknik Perpipaan | 7 | |
| Ahli Madya Bidang Teknik Perpipaan | 8 | |||
| Ahli Utama Bidang Teknik Perpipaan | 9 | |||
| Teknisi / Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Perpipaan (Level 4) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Perpipaan (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Pekerjaan Teknik Perpipaan (Level 5) | 5 | |||
| Pengawas Pekerjaan Teknik Perpipaan (Level 6) | 6 | |||
| Teknik Persampahan | Ahli | Ahli Muda Perencana Pengelolaan Sampah | 7 | |
| Ahli Madya Perencana Pengelolaan Sampah | 8 | |||
| Ahli Utama Perencana Pengelolaan Sampah | 9 | |||
| Teknisi / Analis | Pengawas Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah (Level 5) | 5 | ||
| Pengawas Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah (Level 6) | 6 | |||
| Pelaksana Pengelolaan TPA Sampah | 4 | |||
| ARSITEKTUR LANSKAP, ILUMINASI DAN DESIGN INTERIOR | Ahli | Arsitek Lanskap Muda | 7 | |
| Arsitek Lanskap Muda (Freshgraduate) | 7 | |||
| Arsitek Lanskap Madya | 8 | |||
| Arsitek Lanskap Utama | 9 | |||
| Manajer Lanskap Madya | 8 | |||
| Manajer Lanskap Muda | 7 | |||
| Teknisi / Analis | Pengawas Lanskap (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Lanskap (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Lanskap (Level 4) | 4 | |||
| Pelaksana Lanskap (Level 5) | 5 | |||
| Operator | Juru Tanam | 3 | ||
| Juru Tanam Pemula | 2 | |||
| Tukang Taman | 1 | |||
| Teknik Iluminasi | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Iluminasi | 7 | |
| Ahli Muda Perencanaan Iluminasi (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Perencanaan Iluminasi | 8 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Iluminasi | 9 | |||
| Teknisi / Analis | Pengawas Pekerjaan Iluminasi (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Pekerjaan Iluminasi (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pekerjaan Iluminasi (Level 4) | 4 | |||
| Operator | Asisten Pelaksana Iluminasi | 3 | ||
| Desain Interior | Ahli | Desainer Interior Muda | 7 | |
| Desainer Interior Muda (Freshgraduate) | 7 | |||
| Desainer Interior Madya | 8 | |||
| Desainer Interior Utama | 9 | |||
| Ahli Muda Manajemen Interior | 7 | |||
| Ahli Muda Manajemen Interior (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Manajemen Interior | 8 | |||
| Teknisi / Analis | Pengawas Pekerjaan Interior (Level 6) | 6 | ||
| Pengawas Pekerjaan Interior (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pekerjaan Interior (Level 5) | 5 | |||
| Pelaksana Pekerjaan Interior (Level 4) | 4 | |||
| Ilustrator Desain Interior | 4 | |||
| Spesifikator Desain Interior | 4 | |||
| Operator | Juru Gambar Desain Interior | 3 | ||
| Juru Gambar Pemula Desain Interior | 2 | |||
| ARSITEKTUR | Arsitektural | Ahli | Arsitek Utama | 9 |
| Arsitek Madya | 8 | |||
| Asisten Arsitek | 7 | |||
| Asisten Arsitek (Freshgraduate) | 7 | |||
| Asisten Pemula Arsitek | 6 | |||
| Juru Gambar Kepala Bidang Arsitektur | 4 | |||
| Pengawas Lapangan Bidang Arsitektur (Level 6) | 6 | |||
| Pengawas Lapangan Bidang Arsitektur (Level 5) | 5 | |||
| Juru Gambar Arsitektur | 3 | |||
| Juru Gambar Pemula Arsitektur | 2 | |||
| PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA | Perencanaan Wilayah | Ahli | Ahli Muda Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 7 |
| Ahli Muda Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota (Freshgraduate) | 7 | |||
| Ahli Madya Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 8 | |||
| Ahli Utama Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 9 | |||
| Ahli Muda Perencana Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil | 7 | |||
| Ahli Madya Penyusunan Peraturan Zonasi | 8 | |||
| Ahli Utama Penyusunan Peraturan Zonasi | 9 | |||
| Ahli Madya Perencana Tata Bangunan dan Lingkungan | 8 | |||
| Ahli Utama Perencana Tata Bangunan dan Lingkungan | 9 | |||
| Penyusun Rencana Pengembangan Infrastruktur Wilayah | 7 | |||
| SAINS REKAYASA TEKNIK | Komputasi Konstruksi | Ahli | Manager BIM Madya | 8 |
| Manager BIM Muda | 7 | |||
| Ahli Utama Perencanaan Proyek Infrastruktur | 9 | |||
| Ahli Madya Perencanaan Proyek Infrastruktur | 8 | |||
| Ahli Rekayasa Nilai (Value Engineering) | 9 | |||
| Teknisi/Analis | Koordinator BIM | 6 | ||
| Modeler BIM (Level 5) | 5 | |||
| Modeler BIM (Level 4) | 4 | |||
| Operator | Juru Gambar BIM | 3 | ||
| Juru Gambar Pemula BIM | 2 |
Memahami cara mendapatkan SKK secara menyeluruh mulai dari pengertian, fungsi, jenjang, hingga proses sertifikasinya akan membantu tenaga kerja dan badan usaha konstruksi memenuhi ketentuan LPJK secara tepat. Dengan memilih jenjang dan jabatan kerja yang sesuai, proses sertifikasi dapat berjalan lebih efektif serta mendukung legalitas dan profesionalisme di bidang jasa konstruksi.
FAQ
Apakah SKK Konstruksi bisa diurus tanpa pengalaman kerja?
Pada jenjang tertentu, pengalaman kerja tetap menjadi pertimbangan utama. Namun untuk jenjang awal, pengalaman dapat digantikan dengan pendidikan atau pelatihan yang relevan sesuai skema LSP.
Apakah SKK berlaku di seluruh Indonesia?
Ya. SKK berlaku secara nasional dan dapat digunakan untuk proyek di seluruh wilayah Indonesia.
Apakah SKK Konstruksi bisa dicabut atau dibatalkan?
Bisa. SKK dapat dibatalkan apabila ditemukan data tidak valid, pelanggaran kode etik, atau ketidaksesuaian kompetensi dengan jabatan kerja. Atau jika yang besangkutan yang ingin mencabut apabila SKK nya disalahgunakan oleh oihak lain.













