Layanan Eksklusif Online & Offline
Daftar & Ikuti Uji Kompetensi SKK Konstruksi
Kami memastikan proses asesmen berjalan cepat, mudah, dan sesuai standar nasional sehingga Anda dapat memperoleh Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) yang sah dan diakui LPJK/BNSP.
Konsultasi SekarangApa itu SKK Konstruksi?
SKK adalah kepanjangan dari Sertifikat Kompetensi Kerja yang sering di sebut SKK Konstruksi, yaitu sertifikasi resmi pada sektor jasa konstruksi yang diterbitkan oleh LSP berlisensi BNSP dan diakui oleh LPJK sebagai standar kompetensi tenaga kerja konstruksi.
SKK Konstruksi diberikan kepada tenaga ahli maupun tenaga teknis yang telah memenuhi kualifikasi, memiliki keterampilan yang terukur, serta mampu menunjukkan pengalaman dan kompetensi sesuai standar nasional (SKKNI).
Sertifikasi ini diterbitkan melalui proses asesmen yang dilakukan oleh asesor profesional dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah terakreditasi.
SKK Konstruksi merupakan dokumen wajib bagi tenaga kerja yang terlibat dalam proyek pemerintah, BUMN, maupun perusahaan skala besar, karena menjadi bukti legal dan formal bahwa tenaga kerja tersebut kompeten, layak, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara untuk bekerja di industri konstruksi.

Dasar Hukum Resmi SKK Konstruksi
Indonesia mewajibkan sertifikasi kompetensi tenaga konstruksi berdasarkan:
– UU No. 2/2017 jo. UU Cipta Kerja 2020
– PP No. 22/2020 jo. PP No. 14/2021
– Permen PUPR No. 9/2020 tentang LPJK
– Permen PUPR No. 6/2021 tentang Standar Usaha & Sertifikasi
– SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia)
– Pedoman & SE LPJK terkait PJT, PJK, dan SBUJK
Regulasi ini menegaskan bahwa SKK merupakan kewajiban negara bagi tenaga kerja konstruksi dan syarat resmi bagi perusahaan dalam proses SBUJK.
Cara Mudah Mengurus SKK Konstruksi
Proses cepat, resmi, dan terverifikasi LPJK. Ikuti tiga langkah mudah berikut untuk mendapatkan SKK Anda.

Hubungi Konsultan
Konsultasikan kebutuhan sertifikasi konstruksi Anda kepada tim ahli SKASKT.co.id.
Pilih Jenis SKK
Pilih jenjang dan subklasifikasi SKK yang sesuai dengan bidang pekerjaan Anda.

SKK Diproses Resmi
Lengkapi syarat, lakukan pembayaran, dan SKK Anda segera diproses melalui sistem LPJK.
Jenjang & Klasifikasi SKK Konstruksi
Tenaga Kerja Konstruksi diklasifikasikan ke dalam beberapa jenjang kompetensi yang telah distandardisasi melalui Undang-Undang dan regulasi resmi. Pembagian jenjang ini berfungsi menyesuaikan kebutuhan perusahaan berdasarkan kualifikasi, klasifikasi, serta tanggung jawab teknis yang diperlukan dalam suatu proyek.
| Operator | Teknisi / Analis | Tenaga Ahli |
| Jejang 1 | Jejang 4 | Jejang 7 |
| Jejang 2 | Jejang 5 | Jejang 8 |
| Jejang 3 | Jejang 6 | Jejang 9 |
Biaya Pembuatan SKK Konstruksi
Biaya pembuatan SKK Konstruksi berbeda untuk setiap jenjang kompetensi, karena setiap level memiliki standar asesmen, kelengkapan dokumen, serta proses verifikasi yang berbeda. Daftar harga berikut memudahkan Anda memilih jenjang yang sesuai kebutuhan proyek atau jabatan kerja.
| Jenjang SKK | Biaya |
|---|---|
| Jenjang 9 | Rp 5.500.000 |
| Jenjang 8 | Rp 3.500.000 |
| Jenjang 7 | Rp 2.500.000 |
| Jenjang 6 | Rp 1.650.000 |
| Jenjang 5 | Rp 1.550.000 |
| Jenjang 4 | Rp 1.450.000 |
| Jenjang 3 | Rp 1.400.000 |

Syarat SKK Konstruksi
Untuk memperoleh SKK Konstruksi resmi, peserta harus memenuhi persyaratan administrasi sesuai standar LPJK dan LSP. Lengkapi seluruh dokumen sejak awal agar proses penerbitan berjalan lebih cepat.
π Data Identitas Pribadi
- KTP atau kartu identitas diri yang masih berlaku
- NPWP pribadi
- Pas foto terbaru (background bebas atau sesuai ketentuan LSP)
π Data Pendidikan & Kompetensi
- Ijazah pendidikan terakhir (scan jelas)
- Surat atau bukti referensi pengalaman kerja dari perusahaan sebelumnya
- Dokumen pendukung lain yang menunjukkan kompetensi di bidang konstruksi (jika ada)
π¬ Data Kontak Aktif
- Alamat email aktif untuk kebutuhan registrasi dan pengiriman dokumen digital
- Nomor telepon/WhatsApp yang mudah dihubungi selama proses berlangsung
ποΈ Dokumen Tambahan (Jika Diminta LSP)
- Bukti penugasan atau surat tugas dari perusahaan (bila didaftarkan oleh BUJK)
- Dokumen lain sesuai jabatan kerja atau jenjang SKK yang diajukan
Jumlah Tenaga Ahli SKK Konstruksi untuk BADAN USAHA
Jumlah tenaga kerja bersertifikat SKK yang diperlukan dalam menjalankan kegiatan jasa konstruksi bergantung pada kualifikasi badan usaha, jenis pekerjaan, serta bidang usaha. Berikut ketentuan umum kebutuhan tenaga ahli untuk perusahaan jasa konsultansi konstruksi:
Jasa Pekerjaan Konstruksi β Kebutuhan Tenaga Kerja SKK
Berikut adalah jumlah minimum tenaga ahli bersertifikat SKK yang dibutuhkan untuk setiap kualifikasi badan usaha pada bidang pekerjaan konstruksi.
| Kualifikasi Badan Usaha | Jumlah Tenaga Kerja Konstruksi |
|---|---|
Kecil (Bidang Umum) |
|
Menengah (Bidang Umum) |
|
Besar β BUJKN / PMA (Bidang Umum) |
|
Besar β BUJKA (Bidang Umum) |
|
Bidang Spesialis |
|
1. PJTBU dapat menangani beberapa subklasifikasi sesuai jenjang SKK yang dimiliki.
2. PSJKBU dapat menangani hingga 5 subklasifikasi dalam satu klasifikasi usaha.
JASA KONSULTAN β Kebutuhan Tenaga Kerja SKK
| Kualifikasi Badan Usaha | Kebutuhan Tenaga Kerja Konstruksi (Minimal) |
|---|---|
Kecil (Bidang Umum) |
|
Menengah (Bidang Umum) |
|
Besar β BUJKN / PMA (Bidang Umum) |
|
Besar β BUJKA (Bidang Umum) |
|
Bidang Spesialis |
|
1. Satu PJTBU dapat merangkap beberapa subklasifikasi selama masih sesuai dengan jenjang SKK yang dimiliki.
2. Satu PSJKBU dapat merangkap hingga maksimal 5 subklasifikasi dalam satu klasifikasi usaha.
JASA KONSTRUKSI TERINTEGRITAS – Kebutuhan Tenaga Kerja SKK
| Kualifikasi | Kebutuhan Tenaga Kerja Konstruksi |
|---|---|
Besar |
|
Besar β Kantor Perwakilan BUJKA |
|
SKK KLASIFIKASI SIPIL
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Gedung | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung | 7 |
| Ahli Madya Teknik Bangunan Gedung | 8 | ||
| Ahli Teknik Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Muda Perencana Beton Pracetak Untuk Struktur Bangunan Gedung | 7 | ||
| Ahli Madya Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung | 8 | ||
| Ahli Madya Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Muda Perawatan Bangunan Gedung | 7 | ||
| Ahli madya Perawatan Bangunan Gedung | 8 | ||
| Ahli Perawatan Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Penilai Kelaikan Bangunan Gedung (Aspek Arsitektur dan Tata Ruang Luar) | 9 | ||
| Manajer pengelolaan Bangunan Gedung | 7 | ||
| Ahli Pemeriksa Kelaikan Fungsi Struktur Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Muda Penilai Bangunan Hijau | 7 | ||
| Ahli Madya Penilai Bangunan Hijau | 8 | ||
| Ahli Penilai Bangunan Hijau | 9 | ||
| Pengelola Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara | 7 | ||
| Ahli Penilai Kegagalan Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Muda Pengelola Rumah Susun | 7 | ||
| Ahli Muda Bangunan Gedung Hijau | 7 | ||
| Ahli Madya Bangunan Gedung Hijau | 8 | ||
| Ahli Utama Bangunan Gedung Hijau | 9 | ||
| Ahli Madya Penilai Kegagalan Bangunan Gedung | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Manajer Lapangan Pelaksanaan Pekerjaan Gedung | 6 | |
| Kepala Pengelola Lingkungan Bangunan Gedung | 6 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Gedung Madya | 5 | ||
| Juru Gambar Bangunan Gedung | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung Madya | 5 | ||
| Pengawas Pekerjaan Struktur Bangunan Gedung Utama | 6 | ||
| Perencana Struktur Bangunan RISHA | 6 | ||
| Pembuat Panel Struktur RISHA | 5 | ||
| Perakit Struktur Bangunan RISHA | 6 | ||
| Pelaksana Madya Perawatan Bangunan Gedung | 5 | ||
| Operator | Juru Gambar Bangunan Gedung Level_3 | 3 | |
| Juru Gambar Bangunan Gedung Level 2 | 2 | ||
| Material | Ahli | Ahli Muda Material Jalan | 7 |
| Ahli Madya Material Jalan | 8 | ||
| Ahli Material Jalan | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Manajer Produksi Campuran Aspal Panas (Asphalt Mixing Plant Manager) | 6 | |
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal | 4 | ||
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal Madya | 5 | ||
| Teknisi Laboratorium Beton Aspal Utama | 6 | ||
| Pengawas Konstruksi Fabrikasi Sipil dan Struktur | 6 | ||
| Pelaksana Produksi Campuran Aspal Panas Muda | 4 | ||
| Jalan | Ahli | Ahli Muda Teknik Jalan | 7 |
| Ahli Madya Teknik Jalan | 8 | ||
| Ahli Utama Teknik Jalan | 9 | ||
| Manajer Pelaksanaan Pekerjaan Jalan/ Jembatan | 7 | ||
| Ahli Muda Keselamatan Jalan | 7 | ||
| Ahli Madya Keselamatan Jalan | 8 | ||
| Ahli Keselamatan Jalan | 9 | ||
| Ahli Muda Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan | 7 | ||
| Ahli Madya Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan | 8 | ||
| Ahli Pemeliharaan Jalan dan Jembatan | 9 | ||
| Pengawasan Teknis Jalan | 7 | ||
| Teknisi/ Analis | Juru Gambar Pekerjaan Jalan dan Jembatan | 4 | |
| Pelaksana Pemasangan Perlengkapan Jalan Muda | 4 | ||
| Pelaksana Pemasangan Perlengkapan Jalan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pemasangan Perlengkapan Jalan | 6 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jalan Muda | 4 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jalan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jalan | 6 | ||
| Pelaksana Lapangan Perkerasan Jalan Beton Muda | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Perkerasan Jalan Beton Madya | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Perkerasan Jalan Beton | 6 | ||
| Operator | Juru Gambar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Level_3 | 3 | |
| Juru Gambar Pekerjaan Jalan dan Jembatan Level_2 | 2 | ||
| Jembatan | Ahli | Ahli Muda Teknik Jembatan | 7 |
| Ahli Madya Teknik Jembatan | 8 | ||
| Ahli Utama Teknik Jembatan | 9 | ||
| Ahli Muda Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 7 | ||
| Ahli Madya Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Jembatan Rangka Baja | 9 | ||
| Arsitek Madya Interior | 7 | ||
| Ahli Madya Rehabilitasi Jembatan | 8 | ||
| Ahli Rehabilitasi Jembatan | 9 | ||
| Ahli Madya Penilai Kegagalan Bangunan Jalan Layang dan Jembatan | 8 | ||
| Ahli Penilai Kegagalan Bangunan Jalan Layang dan Jembatan | 9 | ||
| Pengendali Pelaksanaan Pekerjaan Jembatan | 7 | ||
| Pemeriksaan Jembatan | 7 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pemasangan Jembatan Rangka Baja Standar Madya | 5 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pemasangan Jembatan Rangka Baja Standar | 6 | ||
| Teknisi Jembatan Rangka Baja | 4 | ||
| Teknisi Jembatan Rangka Baja Madya | 5 | ||
| Teknisi Jembatan Rangka Baja Utama | 6 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan Muda | 4 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pemeliharaan Jembatan | 6 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Panel Darurat (Bailey) | 5 | ||
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Jembatan Rangka Baja Panel Darurat (Bailey) | 6 | ||
| Operator | Tukang Pasang/Perakit Jembatan Rangka Baja Panel Darurat (Bailey) | 2 | |
| Terowongan | Ahli | Ahli Madya Perencanaan Terowongan Jalan | 8 |
| Ahli Perencanaan Terowongan Jalan | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Terowongan Madya | 5 | |
| Pelaksana Terowongan Utama | 6 | ||
| Bendung dan Bendungan | Ahli | Ahli Teknik Bendungan Besar | 9 |
| Ahli Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan | 9 | ||
| Ahli Madya Pengawas Pelaksanaan Konstruksi Bangunan Sipil Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro | 8 | ||
| Ahli Muda Teknik Perencana Bendungan | 7 | ||
| Ahli Madya Teknik Perencana Bendungan | 8 | ||
| Ahli Muda Teknik Bendungan Besar | 7 | ||
| Ahli Madya Teknik Bendungan Besar | 8 | ||
| Ahli Madya Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan | 8 | ||
| Ahli Teknik Perencana Bendungan | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Inspektur Bendungan Urukan | 6 | |
| Inspektur Bendungan Urukan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan | 5 | ||
| Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan Utama | 6 | ||
| Pelaksana Bendungan Madya | 5 | ||
| Pelaksana Bendungan Utama | 6 | ||
| Irigasi dan Rawa | Ahli | Ahli Muda Perencana Irigasi | 7 |
| Ahli Teknik Perencanaan Irigasi Rawa | 9 | ||
| Ahli Madya Teknik Perencanaan Irigasi Rawa | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi | 9 | ||
| Ahli Teknik Rawa | 9 | ||
| Ahli Muda Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi | 7 | ||
| Ahli Madya Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi | 8 | ||
| Ahli Muda Teknik Rawa | 7 | ||
| Ahli Madya Teknik Rawa | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi | 4 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi | 4 | ||
| Pengamat Irigasi | 6 | ||
| Juru Pengairan | 4 | ||
| Pelaksana Pemasangan Pintu Air | 6 | ||
| Pelaksana Pemasangan Pintu Air Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Jaringan Irigasi | 4 | ||
| Sungai dan Pantai | Ahli | Ahli Madya Perencanaan Pengamanan Pantai | 8 |
| Ahli Perencanaan Pengamanan Pantai | 9 | ||
| Ahli Muda Teknik Pantai | 7 | ||
| Ahli Madya Teknik Pantai | 8 | ||
| Ahli Teknik Pantai | 9 | ||
| Ahli Muda Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 7 | ||
| Ahli Madya Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Operasi dan Pemeliharaan Prasarana Sungai Serta Pemeliharaan Sungai | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bronjong | 4 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Pengaman Pantai Madya | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Pengaman Pantai | 6 | ||
| Teknisi Pengerukan | 4 | ||
| Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Sungai Muda | 4 | ||
| Air Tanah dan Air Baku | Ahli | Ahli Muda Hidrologi | 7 |
| Ahli Madya Hidrologi | 8 | ||
| Ahli Utama Hidrologi | 9 | ||
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 7 | ||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 8 | ||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air | 9 | ||
| Ahli Muda Hidrolika | 7 | ||
| Ahli Madya Hidrolika | 8 | ||
| Ahli Hidrolika | 9 | ||
| Ahli Madya Penilai Kegagalan Bangunan Sumber Daya Air (SDA) | 8 | ||
| Ahli Penilai Kegagalan Bangunan Sumber Daya Air (SDA) | 9 | ||
| Bangunan Air Minum | Ahli | Pelaksana Konstruksi Bangunan Unit Produksi SPAM | 7 |
| Teknisi/ Analis | Manajer Pelaksana Konstruksi Sistem Produksi Air Minum (SPAM) | 6 | |
| Pelaksana Konstruksi Bangunan Unit Distribusi SPAM | 4 | ||
| Bangunan Air Limbah | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Air Limbah (SPALD) | 7 |
| Ahli Madya Teknik Bangunan Air Limbah (SPALD) | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Air Limbah Permukiman (setempat dan terpusat) | 4 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bangunan Air Limbah Permukiman (Setempat dan Terpusat) Madya | 5 | ||
| Bangunan Persampahan | Ahli | Ahli Muda Teknik Bangunan Persampahan (TPA) | 7 |
| Ahli Madya Teknik Bangunan Persampahan (TPA) | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pemasangan Pipa Leachate (Lindi) dan Pipa Gas/Ventilasi Di TPA | 4 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pemasangan Pipa Leachate (Lindi) dan Pipa Gas/Ventilasi di TPA Madya | 5 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Lapisan Kedap Air di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Lapisan Kedap Air di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Madya | 5 | ||
| Pelaksana Pembuatan Fasilitas Sampah dan Limbah Muda | 4 | ||
| Pelaksana Pembuatan Fasilitas Sampah dan Limbah Madya | 5 | ||
| Drainase Perkotaan | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Jaringan Drainase | 7 |
| Ahli Madya Perencanaan Jaringan Drainase | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Jaringan Drainase | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan | 4 | |
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan Madya | 5 | ||
| Pengawas Lapangan Pekerjaan Drainase Perkotaan muda | 6 | ||
| Geoteknik dan Pondasi | Ahli | Ahli Muda Geoteknik | 7 |
| Ahli Madya Geoteknik | 8 | ||
| Ahli Geoteknik | 9 | ||
| Ahli Muda Perencana Pondasi | 7 | ||
| Ahli Madya Perencana Pondasi | 8 | ||
| Ahli Utama Perencana Pondasi | 9 | ||
| Ahli Madya Geologi Pekerjaan Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Geologi Pekerjaan Konstruksi | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Geoteknik | 6 | |
| Teknisi Geoteknik Madya | 5 | ||
| Geodesi | Ahli | Ahli Geodesi Dan Bangunan Gedung | 9 |
| Ahli Geodesi Untuk Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan | 9 | ||
| Ahli Muda Pengukuran Jalan | 7 | ||
| Ahli Muda Survei Terestris | 7 | ||
| Ahli Madya Survei Terestris | 8 | ||
| Ahli Utama Survei Terestris | 9 | ||
| Ahli Muda Hidrografi Pesisir | 7 | ||
| Ahli Madya Hidrografi Lepas Pantai | 8 | ||
| Ahli Muda Survei Pemetaan Udara | 7 | ||
| Manager Proyek Survei dan Pemetaan Wilayah | 7 | ||
| Spesialis SIG | 7 | ||
| Ahli Madya Kewilayahan | 8 | ||
| Ahli Utama Kewilayahan | 9 | ||
| Ahli Madya Sistem Informasi Geografis | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Survei Terestris | 5 | |
| Surveyor Rekayasa | 6 | ||
| Surveyor Terestris | 6 | ||
| Operator Utama Survei Terestris | 4 | ||
| Operator | Operator Madya Survei Terestris | 3 | |
| Operator Muda Survei Terestris | 2 | ||
| Juru Ukur (Surveyor) | 3 | ||
| Juru Ukur (Surveyor) Level_2 | 2 | ||
| Jalan Rel | Ahli | Ahli Madya Perencana Struktur Jalan Rel | 8 |
| Manajer Teknik Pembangunan Jalan Rel | 7 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pembangunan Jalan Rel Madya | 5 | |
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Pembangunan Jalan Rel | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Pengelasan Rel Kereta Api Muda | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Pengelasan Rel Kereta Api Madya | 5 | ||
| Pengawas Pekerjaan Pengelasan Rel Kereta Api | 6 | ||
| Bangunan Pelabuhan | Ahli | Ahli Muda Teknik Dermaga | 7 |
| Ahli Madya Teknik Dermaga | 8 | ||
| Ahli Teknik Dermaga | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Perawat Fasilitas Pelabuhan Muda | 4 | |
| Perawat Fasilitas Pelabuhan Madya | 5 | ||
| Perawat Fasilitas Pelabuhan | 6 | ||
| Pembongkaran Bangunan | Ahli | Ahli Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 9 |
| Ahli Muda Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 7 | ||
| Ahli Madya Pelaksanaan Pembongkaran Bangunan | 8 | ||
| Grouting | Ahli | Ahli Muda Grouting | 7 |
| Ahli Madya Grouting | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Lapangan Pekerjaan Grouting | 5 | |
| Operator | Operator Grouting | 3 |
SKK KLASIFIKASI MANAJEMEN
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Keselamatan Konstruksi | Ahli | Ahli Muda K3 Konstruksi | 7 |
| Ahli Madya K3 Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Utama K3 Konstruksi | 9 | ||
| Ahli Muda Keselamatan Konstruksi | 7 | ||
| Ahli Muda Keselamatan Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Utama Keselamatan Konstruksi | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Personil Keselamatan dan Kesehatan Kerja | 4 | |
| Supervisor K3 Konstruksi | 5 | ||
| Supervisor K3 Konstruksi Utama | 6 | ||
| Operator | Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi | 3 | |
| Petugas Keselamatan Konstruksi | 3 | ||
| Manajemen Konstruksi/Manajemen Proyek | Ahli | Manajer Logistik Proyek | 7 |
| Ahli Muda Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 7 | ||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi | 9 | ||
| Ahli Muda Manajemen Proyek | 7 | ||
| Ahli Madya Manajemen Proyek | 8 | ||
| Ahli Utama Manajemen Proyek | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat | 5 | |
| Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Utama | 6 | ||
| Hukum Kontrak Konstruksi | Ahli | Ahli Madya Kontrak Kerja Konstruksi | 8 |
| Ahli Kontrak Kerja Konstruksi | 9 | ||
| Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi | Ahli | Ahli Muda Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 7 |
| Ahli Madya Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Sistem Manajemen Mutu Konstruksi | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Quality Engineer | 6 | |
| Quality Engineer Madya | 5 | ||
| Quality Assurance Engineer | 6 | ||
| Quality Assurance Engineer Madya | 5 | ||
| Pengendali Mutu Pekerjaan Jembatan | 5 | ||
| Pengendali Mutu Pekerjaan Jalan | 5 | ||
| Estimasi Biaya Konstruksi | Ahli | Ahli Muda Quantity Surveyor | 7 |
| Ahli Madya Quantity Surveyor | 8 | ||
| Ahli Utama Quantity Surveyor | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Quantity Surveyor Madya | 5 | |
| Quantity Surveyor Utama | 6 | ||
| Estimator Biaya Jalan Madya | 5 | ||
| Estimator Biaya jalan | 6 | ||
| Cost Estimator Bidang Konstruksi | 5 | ||
| Juru Hitung Kuantitas Muda | 4 | ||
| Juru Hitung Kuantitas Madya | 5 | ||
| Juru Hitung Kuantitas Utama | 6 |
SKK KLASIFIKASI MEKANIKAL
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Teknik Tata Udara Dan Refrigasi | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Sistem Tata Udara | 7 |
| Ahli Madya Perencanaan Sistem Tata Udara | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Sistem Tata Udara | 9 | ||
| Ahli madya bangunanan gedung | Ahli | Ahli Muda Pelaksana Teknik Plambing | 7 |
| Ahli Madya Pelaksana Teknik Plambing | 8 | ||
| Ahli Pelaksana Teknik Plambing | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Pelaksana Teknik Plambing Muda | 4 | |
| Pelaksana Teknik Plambing Madya | 5 | ||
| Proteksi Kebakaran | Ahli | Pengkaji Muda Teknis Proteksi Kebakaran | 7 |
| Pengkaji Madya Teknis Proteksi Kebakaran | 8 | ||
| Pengkaji Teknis Proteksi Kebakaran | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Teknisi Fire Alarm | 4 | |
| Transportasi Dalam Gedung | Ahli | Ahli Muda Pesawat Lift dan Eskalator | 7 |
| Ahli Madya Pesawat Lift dan Eskalator | 8 | ||
| Ahli Utama Pesawat Lift dan Eskalator | 9 | ||
| Teknik Mekanikal | Ahli | Ahli Madya Pemeriksa Kelaikan Fungsi Mekanikal Bangunan Gedung Bertingkat | 8 |
| Ahli Pemeriksa Kelaikan Fungsi Mekanikal Bangunan Gedung Bertingkat | 9 | ||
| Ahli Madya Pemeriksa Kelaikan Fungsi Elektrikal Bangunan Gedung | 8 | ||
| Ahli Pemeriksa Kelaikan Fungsi Elektrikal Bangunan Gedung | 9 | ||
| Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 7 | ||
| Ahli Madya Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 8 | ||
| Ahli Utama Bidang Keahlian Teknik Mekanikal | 9 | ||
| Ahli Muda Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 7 | ||
| Ahli Madya Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 8 | ||
| Ahli Elektrikal Konstruksi Bangunan Gedung | 9 | ||
| Teknisi/ Analis | Manajer Pelaksana Lapangan Pekerjaan Mekanikal | 6 | |
| Pengawas Pekerjaan Mekanikal Bangunan Gedung Muda | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Mekanikal Bangunan Gedung Madya | 5 | ||
| Pengawas Pekerjaan Mekanikal Bangunan Gedung | 6 | ||
| Penyambung Pipa Polietilena Dengan Fusi Panas | 4 | ||
| Alat Berat | Ahli | Manajer Alat Berat | 8 |
| Teknisi/ Analis | Teknisi Prestressing Equipment | 4 | |
| Teknisi Scaffolding | 4 | ||
| Pengawas Scaffolding | 4 | ||
| Operator | Operator Scaffolding Level 1 | 1 | |
| Operator Scaffolding | 2 | ||
| Teknik Lifting | Ahli | Ahli Muda Launching Girder | 7 |
| Ahli Madya Launching Girder | 8 | ||
| Teknisi/ Analis | Pengawas Erection Girder | 5 | |
| Pelaksana Erection Girder | 6 | ||
| Pengawas Launching Gantry | 5 | ||
| Pelaksana Launching Gantry | 6 |
SKK KLASIFIKASI TATA LINGKUNGAN
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Teknik Air Minum | Ahli | Ahli Madya Penanggulangan kehilangan Air | 8 |
| Ahli Penanggulangan kehilangan Air | 9 | ||
| Ahli Deteksi Kebocoran dan Commissioning Jaringan Perpipaan SPAM | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Teknisi Operasi dan Pemeliharaan Unit Pelayanan Air Minum | 4 | |
| Teknisi Operasi dan Pemeliharaan Unit Pelayanan Air Minum Madya | 5 | ||
| Commissioning IPA | 5 | ||
| Commissioning IPA Utama | 6 | ||
| Pelaksana Pemeriksa Kualitas Air SPAM | 5 | ||
| Analis Laboratorium Air Minum | 4 | ||
| Supervisor Mekanikal Elektrikal Air Minum | 4 | ||
| Kepala Laboratorium Air Minum | 5 | ||
| Teknik Lingkungan | Ahli | Ahli Muda Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 7 |
| Ahli Madya Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 8 | ||
| Ahli Teknik Lingkungan Bidang Jasa Konstruksi | 9 | ||
| Teknik Air Limbah | Ahli | Ahli Muda Perencana Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 7 |
| Ahli Madya Perencana Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 8 | ||
| Ahli perencanaan Sistem Sanitasi Lingkungan (Air Limbah Pemukiman) | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat | 6 | |
| Fasilitator Teknis Dalam Pembangunan Sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat Madya | 5 | ||
| Teknik Perpipaan | Ahli | Ahli Muda Bidang Teknik Perpipaan | 7 |
| Ahli Madya Bidang Teknik Perpipaan | 8 | ||
| Ahli Utama Bidang Teknik Perpipaan | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Pengawas Yunior Pekerjaan Perpipaan Air Limbah Rumah Tangga | 5 | |
| Pengawas Senior Pekerjaan Perpipaan Air Limbah Rumah Tangga | 6 | ||
| Teknisi Yunior Pemasangan Pipa Transmisi dan Distribusi Alat Ukur (Alat Ukur Tekanan dan Debit) dan Peralatan (Fitting dan Valve) | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Perpipaan Muda | 4 | ||
| Pelaksana Lapangan Pekerjaan Perpipaan Madya | 5 | ||
| Pengawas Pekerjaan Teknik Perpipaan Muda | 4 | ||
| Pengawas Pekerjaan Teknik Perpipaan Madya | 5 | ||
| Pengawas Pekerjaan Teknik Perpipaan Utama | 6 | ||
| Teknik Persampahan | Ahli | Ahli Muda Perencana Pengelolaan Sampah | 7 |
| Ahli Madya Perencana Pengelolaan Sampah | 8 | ||
| Ahli Utama Perencana Pengelolaan Sampah | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Pengawas Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Muda | 4 | |
| Pengawas Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Madya | 5 | ||
| Pengawas Pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah | 6 | ||
| Pelaksana Pengelolaan TPA Sampah | 4 | ||
| Pelaksana Pengolahan Sampah | 4 |
SKK KLASIFIKASI ARSITEKTUR LANSKAP, ILUMINASI,DAN DESAIN INTERIOR
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Arsitektur Lanskap | Ahli | Ahli Madya Perencana Ruang Terbuka Hijau | 8 |
| Ahli Perencana Ruang Terbuka Hijau | 9 | ||
| Perancang Lanskap Muda | 7 | ||
| Perancang Lanskap Madya | 8 | ||
| Perancang Lanskap | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Pelaksana Taman Bangunan dan Fasilitas Umum Muda | 4 | |
| Pelaksana Taman Bangunan dan Fasilitas Umum | 5 | ||
| Pelaksana Taman Bangunan dan Fasilitas Umum Utama | 6 | ||
| Teknik Iluminasi | Ahli | Ahli Muda Perencanaan Iluminasi | 7 |
| Ahli Madya Perencanaan Iluminasi | 8 | ||
| Ahli Perencanaan Iluminasi | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Pengawas Pekerjaan Iluminasi | 4 | |
| Pengawas Pekerjaan Iluminasi Madya | 5 | ||
| Desain Interior | Ahli | Arsitek Muda Interior | 7 |
| Arsitek Madya Interior | 8 | ||
| Arsitek Utama Interior | 9 | ||
| Teknisi / Analisis | Pengawas Pekerjaan Interior | 5 | |
| Pengawas Pekerjaan Interior Madya | 6 | ||
| Pelaksana Pekerjaan Interior | 4 | ||
| Pelaksana Pekerjaan Interior Madya | 5 |
SKK KLASIFIKASI ARSITEKTUR
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Arsitektural | Ahli | Arsitek Utama | 9 |
| Arsitek Madya | 8 | ||
| Asisten Arsitek | 7 | ||
| Teknisi / Analis | Asisten Pemula Arsitek | 6 | |
| Juru Gambar Arsitektur Muda | 4 | ||
| Operator | Juru Gambar Arsitektur Level 3 | 3 | |
| Juru Gambar Arsitektur Level 2 | 2 |
SKK KLASIFIKASI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Perencanaan Wilayah | Ahli | Ahli Muda Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 7 |
| Ahli Madya Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 8 | ||
| Ahli Utama Perencana Tata Ruang Wilayah dan Kota | 9 | ||
| Ahli Muda Perencana Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau kecil | 7 | ||
| Ahli Madya Penyusunan Peraturan Zonasi | 8 | ||
| Ahli Penyusunan Peraturan Zonasi | 9 | ||
| Ahli Madya Perencana Tata Bangunan dan Lingkungan | 8 | ||
| Ahli Perencana Tata Bangunan dan Lingkungan | 9 | ||
| Penyusun Rencana Pengembangan Infrastruktur Wilayah | 7 |
SKK KLASIFIKASI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
| SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | JABATAN KERJA | JENJANG |
|---|---|---|---|
| Komputasi Konstruksi | Ahli | Manager BIM Madya | 8 |
| Manager BIM Muda | 7 | ||
| Teknisis / Analisis | Koordinator BIM | 6 | |
| Modeller BIM Madya | 5 | ||
| Modeller BIM Muda | 4 | ||
| Operator | Jrur Gambar BIM | 3 | |
| Juru Gambar BIM Level 2 | 2 |
Tahapan & Pelaksanaan Uji Kompetensi SKK Konstruksi
Untuk memperoleh SKK Konstruksi, setiap peserta diwajibkan mengikuti Uji Kompetensi sesuai jabatan kerja yang dipilih. Pelaksanaan asesmen dapat dilakukan secara online maupun offline, dan jadwalnya fleksibel menyesuaikan ketersediaan tenaga ahli. Proses uji mencakup tes tertulis serta wawancara/asesmen lisan.
Durasi Uji Kompetensi hanya berlangsung satu hari, sementara sesi pembekalan atau pendampingan diberikan H-1 sebelum hari asesmen agar peserta lebih siap.
Bagi lulusan baru (fresh graduate) atau tenaga teknik/ahli tanpa pengalaman kerja, sertifikasi SKK Konstruksi dapat ditempuh melalui uji kompetensi yang diselenggarakan di kampus atau lembaga pendidikan terkait.
Masa Berlaku SKK
SKK Konstruksi memiliki masa berlaku 5 tahun sejak tanggal penerbitan.
Perpanjangan SKK
Pemegang SKK wajib melakukan perpanjangan sebelum masa berlakunya habis agar status kompetensi tetap aktif dan dapat digunakan untuk keperluan pekerjaan maupun pengajuan SBUJK.

