Memahami kode klasifikasi SBU adalah langkah penting bagi setiap pelaku usaha konstruksi yang ingin mengikuti tender, memenuhi regulasi, atau meningkatkan kredibilitas perusahaannya.
Di lapangan, banyak pemilik usaha bingung ketika harus memilih subbidang SBU, termasuk SBU 2019 mengenai apa yang sesuai dengan kegiatan usahanya. Kesalahan memilih kode dapat menghambat penerbitan izin maupun proses verifikasi.
Artikel ini akan membantu Anda memahami arti kode klasifikasi SBU, daftar tipenya, serta persyaratan administrasi lengkap yang wajib disiapkan. Panduan ini ditulis agar Anda bisa mengambil keputusan lebih cepat dan menghindari kesalahan umum saat mengurus SBU.
Apa Itu Kode Klasifikasi SBU?
Kode klasifikasi SBU adalah identitas subbidang usaha konstruksi yang menentukan ruang lingkup layanan perusahaan. Kode ini berfungsi sebagai acuan resmi pemerintah untuk menilai kompetensi badan usaha dalam menjalankan pekerjaan konstruksi tertentu.
Kode ini berbentuk daftar SBU yang dilengkapi dengan klasifikasi SBU, Sub klasifikasi SBU, dan Sub bidang SBU beserta kode nya. Contoh nya seperti SBU Sipil Jalan, dengan Kode BS001, dengan sub bidang SBU Sipil Jalan, SBU jenis ini masuk kedalam subklasifikasi jalan, dan klasifikasi sipil.
Selain sub klasifikasi dan klasifikasi, ada istilah yang nama nya kualifikasi. Kualifikasi ini merupakan kemampuan perusahaan konstruksi dalam menangani proyek yang dinilai dari kemampuan keuangan perusahaan. Kemampuan keuangan ini digolongan sebagai SBU dengan kualifikasi kecil, menengah dan besar. Kesemua jenis SBU tersebut memiliki syarat yang berbeda.
Semakin tinggi kualifikasi nya semakin susah syarat yang harus dipenuhi, oleh karenanya butuh pendampingan konsultan berpengalaman dalam pemastian kelancaran pemrosesan SBU suatu perusahaan. Seperti konsultan sertifikasi di skaskt.co.id dengan pengalaman 12 tahun dan telah menangani puluhan ribu proses sertifikasi dibidang konstruksi.
Setiap kode mewakili bidang dan subbidang teknis, mulai dari bangunan gedung, jalan, mekanikal, elektrikal, hingga jasa konsultansi. Kode SBU konstruksi ini juga berperan penting dalam proses perizinan OSS RBA, pemenuhan syarat SBU, dan validasi saat mengikuti tender proyek pemerintah maupun swasta. SBU bangunan gedung dan SBU SP003 merupakan beberapa contoh dari kode klasifikasi SBU.
Dalam praktiknya, kode klasifikasi ini tidak berdiri sendiri. Seluruh sistemnya berada di bawah regulasi jasa konstruksi nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Melalui regulasi seperti Undang-Undang Jasa Konstruksi, PP 5/2021 tentang OSS Berbasis Risiko, dan Peraturan Menteri PUPR No. 8 Tahun 2022, pemerintah menetapkan bahwa setiap badan usaha yang ingin bergerak di bidang konstruksi wajib memiliki SBU sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang berlaku.
Sertifikat Badan Usaha (SBU) diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang terlisensi LPJK, sementara proses administratifnya berjalan pada sistem OSS RBA, sehingga kode klasifikasi ini menjadi penghubung antara kompetensi teknis perusahaan dan legalitas perizinan yang dikelola pemerintah. Bagi pelaku usaha, pemilihan kode tidak boleh sembarangan karena akan memengaruhi syarat tender, jenis proyek yang boleh dikerjakan, serta proses verifikasi sertifikat standar di OSS.
Tipe Sertifikat Badan Usaha (SBU)
Tipe SBU terdiri dari empat kategori utama: kecil, menengah, besar, dan spesialis. Keempat kategori ini membedakan kapasitas, nilai proyek yang dapat ditangani, serta kompleksitas pekerjaan sesuai kemampuan teknis perusahaan.
Pada SBU kecil, lingkup kerja biasanya terbatas pada proyek bernilai rendah hingga menengah. SBU menengah diperuntukkan bagi perusahaan yang sudah memiliki pengalaman lebih solid dan tenaga ahli lengkap. SBU besar memungkinkan perusahaan menangani proyek strategis dengan nilai tinggi. Sementara itu, SBU spesialis dirancang untuk pekerjaan sangat teknis seperti waterproofing, instalasi tertentu, atau subbidang dengan kebutuhan keahlian khusus.
Persyaratan Administrasi SBU
Pengajuan SBU membutuhkan dokumen perusahaan, data personal, serta bukti kompetensi tenaga ahli. Berikut daftar lengkapnya:
- Akta Pendirian
- Akta Perubahan
- AHU (Administrasi Hukum Umum / SK Kemenkumham)
- NIB β RBA (Nomor Induk Berusaha berbasis Risk-Based Approach sesuai tingkat risiko kegiatan usaha)
- Akun OSS untuk akses sistem perizinan berusaha berbasis elektronik
- KTP, NPWP, Pasfoto Latar Merah (Direktur)
- KTP & NPWP Komisaris (jika ada)
- Email Perusahaan
- NPWP Perusahaan
- Nomor WhatsApp Direktur
- PJT (Penanggung Jawab Teknis)
- Akun Simpan
- Scan SKA/SKT/SKK, ijazah, KTP, NPWP
- Nomor WhatsApp pemilik sertifikat
- PJK (Penanggung Jawab Keahlian)
- Akun Simpan
- Scan SKA/SKT/SKK, ijazah, KTP, NPWP
- Nomor WhatsApp pemilik sertifikat
- Neraca Keuangan
- Surat Mutlak
- Surat Alat
- Surat ISO 37001 & ISO 9001
- Surat Daftar Tenaga Kerja
Perlu diperhatikan bahwa persyaratan dapat berbeda tergantung subbidang dan kualifikasi. Untuk tenaga ahli maupun dokumen neraca, kebutuhannya pun dapat berubah sesuai ketentuan LSP, asosiasi, dan jenjang kualifikasi.
Konsultasikan kebutuhan spesifik perusahaan Anda kepada tim marketing layanan pembuatan SBU agar prosesnya tepat sejak awal.
Daftar Kode Klasifikasi SBU Konstruksi
Berikut ini kami lampirkan Kode Klasifikasi SBU terbaru atau dikenal juga dengan sub kalifikasi SBU dalam daftar SBU konstruksi :
| No | KBLI | KODE | SUBKLASIFIKASI | KUALIFIKASI | KLASIFIKASI |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 41011 | BG 001 | Konstruksi Gedung Hunian | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 2 | 41012 | BG 002 | Konstruksi Gedung Perkantoran | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 3 | 41013 | BG 003 | Konstruksi Gedung lndustri | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 4 | 41014 | BG 004 | Konstruksi Gedung Perbelanjaan | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 5 | 41015 | BG 005 | Konstruksi Gedung Kesehatan | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 6 | 41016 | BG 006 | Konstruksi Gedung Pendidikan | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 7 | 41017 | BG 007 | Konstruksi Gedung Penginapan | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 8 | 41018 | BG 008 | Konstruksi Gedung Hiburan dan Olahraga | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 9 | 41019 | BG 009 | Konstruksi Gedung Lainnya | K ; M; B | Umum (Bangunan Gedung) |
| 10 | 42101 | BS 001 | Konstruksi Bangunan Sipil dan Jalan | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 11 | 42102 | BS 002 | Konstruksi Sipil Jembatan, Jalan Layang, Fly Over, dan Underpass | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 12 | 42103 | BS 003 | Konstruksi Jalan Rel | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 13 | 42201 | BS 004 | Konstruksi Jaringan lrigasi dan Drainase | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 14 | 42202 | BS 005 | Konstruksi Bangunan Sipil Pengolahan Air Bersih | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 15 | 42203 | BS 006 | Konstruksi Bangunan Sipil Prasarana dan Sarana Sistem Pengolahan Limbah Padat, Cair dan Gas | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 16 | 42204 | BS 007 | Konstruksi Bangunan Sipil Elektrikal | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 17 | 42205 | BS 008 | Konstruksi Bangunan Sipil Telekomunikasi untuk Prasarana Transportasi | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 18 | 42206 | BS 009 | Konstruksi Sentral Telekomunikasi | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 19 | 42911 | BS 010 | Konstruksi Bangunan Prasarana Sumber Daya Air | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 20 | 42912 | BS 011 | Konstruksi Bangunan Pelabuhan Bukan Perikanan | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 21 | 42913 | BS 012 | Konstruksi Bangunan Pelabuhan Perikanan | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 22 | 42915 | BS 013 | Konstruksi Bangunan Sipil, Minyak dan Gas Bumi | M ; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 23 | 42916 | BS 014 | Konstruksi Bangunan Sipil Pertambangan | M ; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 24 | 42917 | BS 015 | Konstruksi Bangunan Sipil Panas Bumi | M ; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 25 | 42918 | BS 016 | Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Olahraga | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 26 | 42919 | BS 017 | Konstruksi Bangunan Sipil Lainnya Ytdl | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 27 | 42923 | BS 018 | Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Pengolahan Produk Kimia, Petrokimis, Farmasi, dan lndustri Lainnya . | M ; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 28 | 42924 | BS 019 | Konstruksi Bangunan Sipil Fasilitas Militer dan Peluncuran Satelit | M ; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 29 | 42209 | BS 020 | Konstruksi Jaringan lrigasi, Komunikasi, dan Limbah Lainnya | K ; M; B | Umum (Bangunan Sipil) |
| 30 | 43110 | PL 001 | Pembongkaran Bangunan | - | Spesialis (Persiapan) |
| 31 | 42914 | PL 002 | Pengerukan | - | Spesialis (Persiapan) |
| 32 | 43120 | PL 003 | Penyiapan Lahan Konstruksi | - | Spesialis (Persiapan) |
| 33 | 43120 | PL 004 | Pekerjaan Tanah | - | Spesialis (Persiapan) |
| 34 | 42270 | PL 005 | Pembuatan/Pengeboran Sumur Air Tanah | - | Spesialis (Persiapan) |
| 35 | 43120 | PL 006 | Pelaksanaan Pekerjaan Utilitas | - | Spesialis (Persiapan) |
| 36 | 43120 | PL 007 | Survei Penyelidikan Lapangan | - | Spesialis (Persiapan) |
| 37 | 43902 | PL 008 | Pemasangan Perancah | - | Spesialis (Persiapan) |
| 38 | 43301 | PB 001 | Pengerjaan Pemasangan Kaca dan Aluminium | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 39 | 43302 | PB 003 | Pengerjaan Lantai, Dinding, Peralatan Saniter dan Plafon | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 40 | 43304 | PB 004 | Dekorasi Interior | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 41 | 43304 | PB 005 | Pemasangan Ornamen dan Pekerjaan Seni | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 42 | 43303 | PB 007 | Pengecetan | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 43 | 43309 | PB 009 | Pembersihan dan Perapihan Bangunan Gedung dan /Atau Bangunan Sipil | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 44 | 43305 | PB 010 | Pekerjaan Lanskap, Pertamanan, dan Penanaman Vegetasi | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 45 | 43309 | PB 011 | Pemulihan Lahan Pekerjaan Konstruksi | - | Spesialis (Penyelesaian Bangunan) |
| 46 | 41020 | KP 001 | Pekerjaan Konstruksi Prapabrikasi Bangunan | - | Spesialis (Konstruksi Pabrikasi) |
| 47 | 42930 | KP002 | Pekerjaan Konstruksi Prapabrikasi Bangunan Sipil | - | Spesialis (Konstruksi Pabrikasi) |
| 48 | 43905 | PA001 | Penyewaan Peralatan Konstruksi | - | Spesialis (Penyewaan Peralatan) |
| 49 | 43901 | KK 001 | Pondasi Konstruksi | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 50 | 42921 | KK 002 | Konstruksi Reservoir Pembangkit Listrik Tenaga Air | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 51 | 42921 | KK 003 | Konstruksi Intake, Control Gate, Penstock dan Outflow Pembangkit Listrik Tenaga Air | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 52 | 42922 | KK 004 | Konstruksi Pelindung Pantai | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 53 | 43909 | KK 005 | Pekerjaan Lapis Perkerasan Beton (Rigid Pavement) | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 54 | 43909 | KK 006 | Pekerjaan Konstruksi Kedap Air, Minyak dan Gas | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 55 | 43302 | KK 007 | Pekerjaan Konstruksi Kedap Suara | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 56 | 43909 | KK 008 | Perkerasan Aspal | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 57 | 43909 | KK 009 | Perkerasan Berbutir | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 58 | 43909 | KK 010 | Pengeboran dan lnjeksi Semen Bertekanan (Drilling and Grouting) | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 59 | 43903 | KK 011 | Pemasangan Rangka dan Atap / Roof Covering | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 60 | 43909 | KK 012 | Pekerjaan Struktur Beton | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 61 | 43909 | KK 013 | Konstruksi Struktur Beton Pascatarik (Post Tensioned) | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 62 | 42104 | KK 014 | Konstruksi Terowongan | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 63 | 43909 | KK 015 | Pekerjaan Konstruksi Tahan Api (Tanur, Anneling, Flare, atau lncenerator) | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 64 | 43904 | KK 016 | Pemasangan Kerangka Baja | - | Spesialis (Konstruksi Khusus) |
| 65 | 43291 | IN 001 | lnstalasi Mekanikal | - | Spesialis (Instalasi) |
| 66 | 43212 | IN 002 | lnstalasi Telekomunikasi | - | Spesialis (Instalasi) |
| 67 | 43299 | IN 003 | lnstalasi Peralatan lnfrastruktur Pertambangan | - | Spesialis (Instalasi) |
| 68 | 43223 | IN 004 | lnstalasi Minyak dan Gas | - | Spesialis (Instalasi) |
| 69 | 43214 | IN 005 | Jasa lnstalasi Konstruksi Navigasi Laut, Sungai dan Udara | - | Spesialis (Instalasi) |
| 70 | 43213 | IN 006 | lnstalasi Elektronika | - | Spesialis (Instalasi) |
| 71 | 43221 | IN 007 | lnstalasi Saluran Air (Plambing) | - | Spesialis (Instalasi) |
| 72 | 43224 | IN 008 | lnstalasi Pendingin dan Ventilasi Udara | - | Spesialis (Instalasi) |
| 73 | 43299 | IN 010 | lnstalasi Pengolahan Air untuk Pembangkit Listrik | - | Spesialis (Instalasi) |
| 74 | 43216 | IN 011 | lnstalasi Sinyal dan Rambu - Rambu Jalan Raya | - | Spesialis (Instalasi) |
| 75 | 43215 | IN 012 | lnstalasi Sinyal dan Telekomunikasi Kereta Api | - | Spesialis (Instalasi) |
| 76 | 43222 | IN 013 | lnstalasi Pemanas dan Geotermal | - | Spesialis (Instalasi) |
| 77 | 43292 | IN 014 | lnstalasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika | - | Spesialis (Instalasi) |
Kode klasifikasi SBU membantu perusahaan menentukan subbidang konstruksi yang sesuai serta memastikan legalitas usahanya diakui secara nasional. Dengan memahami struktur SBU, tipe kualifikasi, dan seluruh persyaratan administrasi, pemilik usaha dapat mengurus dokumen dengan lebih cepat dan efisien. Prosesnya akan jauh lebih mudah jika sejak awal Anda menyiapkan data perusahaan, tenaga ahli, dan memilih kode klasifikasi yang tepat.
Jika Anda membutuhkan bantuan memilih kode klasifikasi SBU yang sesuai atau ingin mengurus SBU konstruksi tanpa ribet, tim kami siap membantu dari awal hingga terbit. Konsultasi gratis hubungi kami sekarang untuk mendapatkan panduan lengkap sesuai kebutuhan perusahaan Anda.
FAQ
Apakah satu perusahaan boleh memiliki lebih dari satu kode klasifikasi SBU?
Boleh. Perusahaan dapat memiliki beberapa kode klasifikasi SBU selama memenuhi persyaratan teknis, tenaga ahli, dan administrasi untuk masing-masing subbidang.
Apa arti kualifikasi K, M, dan B pada SBU?
K adalah kualifikasi kecil, M menengah, dan B besar. Kualifikasi ini menunjukkan kapasitas perusahaan berdasarkan pengalaman, kemampuan finansial, dan tenaga ahli.
Apakah satu perusahaan boleh memiliki lebih dari satu kode klasifikasi SBU?
Boleh. Perusahaan dapat memiliki beberapa kode klasifikasi SBU selama memenuhi persyaratan teknis, tenaga ahli, dan administrasi untuk masing-masing subbidang.













