SBU Jasa Konstruksi – Dalam menjalankan usahanya, pebisnis perlu lengkapi beberapa persyaratan legalitas. Salah satunya dari persyaratan keabsahan itu ialah mempunyai yang namanya Sertifikat Badan Usaha (SBU). Pemilikan SBU sangat penting untuk suatu usahanya, terutamanya jika kelak ingin turut serta dengan project tender milik pemerintah. Lalu, apakah itu SBU hingga diharuskan untuk pebisnis untuk memiliki?

Apa Itu SBU Jasa Konstruksi
Apa Itu SBU Jasa Konstruksi

Apa Itu SBU?

Sesuai namanya, kepanjangan sbu adalah Sertifikat Badan Usaha (SBU) sebagai satu document sertifikat untuk memperlihatkan jika sebuah perusahaan konstruksi legal dan pantas dalam jalankan usahanya. Secara umum, SBU ditujukan untuk perusahaan yang beroperasi di sektor konstruksi. SBU diluncurkan oleh Badan Sertifikasi Terakreditasi atau LPJK terhadap perusahaan yang telah lulus atau memenuhi sertifikasi. SBU menjadi tanda jika perusahaan dapat melaksanakan kerjanya sesuai Klasifikasi Bidang, Sub Bidang, dan Kualifikasi yang tertera dalam Sertifikat Badan Usaha.

Mengapa Sertifikat Badan Usaha?

1. Bukti Kompetensi Usaha

SBU jadi bukti orisinal resmi yang mengatakan kekuatan sebuah usaha konstruksi sesuai kategorisasi dan kualifikasi yang ditetapkan. Perusahaan lokal atau asing yang mempunyai SBU tidak disangsikan kembali kekuatannya.

2. Penuhi Syarat IUJK

Perusahaan konstruksi yang ingin memperoleh Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), harus mempunyai SBU lebih dulu. Sesudah mendapat SBU mereka, baru dapat ajukan permintaan untuk memperoleh IUJK.

3. Kualifikasi Ikut Lelang

SBU sebagai bukti orisinal kompetensi satu perusahaan konstruksi yang menjadi satu diantara pra-kualifikasi agar bisa ikut dalam beberapa proyek besar terutamanya yang diselenggarakan oleh pemerintahan. Ikut dalam kerjakan mega project memberi peluang untuk perusahaan untuk berkembang nantinya.

Bentuk-bentuk Sertifikat Badan Usaha

1. SBU Jasa Konstruksi

SBU yang ini paling dicari oleh perusahaan jasa konstruksi. Banyak project pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintahan beberapa kota besar hingga keperluan karyawan bangunan sebagaimana pada konstruksi makin bertambah. Sama seperti yang telah diterangkan, untuk ikut kerjakan project yang diselenggarakan oleh pemerintahan, karena itu perusahaan akan membutuhkan SBU Jasa Konstruksi. Nilai dari project itu tentu saja benar-benar basar hingga banyak beberapa perusahaan konstruksi yang menginginkannya.

2. SBU Konsultan Konstruksi

SBU Konsultan Konstruksi jadi bukti integritas seorang konsultan atau perusahaan yang menyediakan jasa konsultasi konstruksi. Konsultasi yang diartikan seperti konsultasi tata Kelola, konsultasi management project, konsultasi keuangan, dan konsultasi yang lain yang terkait dengan bidang konstruksi.

3. SBU Konsultan Non-Konstruksi

SBU ada juga untuk perusahaan konsultan yang beroperasi di sektor selainnya konstruksi seperti usaha dan keuangan. Umumnya beberapa perusahaan itu akan ambil SBU Konsultan Non-Konstruksi.

4. SBU Specialist

Dan, untuk perusahaan yang beroperasi di sektor tertentu yang membutuhkan sertifikasi khusus akan memerlukan SBU Specialist. Perusahaan yang diartikan seperti perusahaan yang beroperasi di sektor kesehatan. SBU yang ini jarang-jarang dicari karena tidak banyak yang memerlukan specialist.

Bagaimana Langkah Memperoleh SBU?

Dalam memperoleh SBU, harus lewat tiga tahapan yakni:

1. Sertifikat Tenaga Kerja Konstruksi

Tenaga ahli jasa konstruksi harus mempunyai SKTK dan SKA lebih dulu, baru dapat diputuskan sebagai Penanggung Jawab Tehnik (PJT) atau Penanggung Jawab Kategorisasi (PJK) saat ajukan proses sertifikasi dan register kelak.

2. Meregisterkan Keanggotaan Asosiasi

Tenaga ahli jasa konstruksi harus mempunyai SKTK dan SKA lebih dulu, baru dapat diputuskan sebagai Penanggung Jawab Tehnik (PJT) atau Penanggung Jawab Kategorisasi (PJK) saat ajukan proses sertifikasi dan register kelak.

3. SBU Terbit

Lalu tinggal menanti SBU diluncurkan. Kelak akan didapat SBU sesuai klasifikasi dan kualifikasi yang diberi oleh LPJK Nasional sesudah melalui proses Sertifikasi dan Register Usaha Jasa Konstruksi. 

Kebijakan Terbaru untuk Perpanjangan SBU 2022

Sertifikat Badan Usaha (SBU) secara resmi dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sebagai bukti profesionalisme kinerja suatu perusahaan dalam menjalankan usahanya. SBU ini memiliki masa berlaku dan harus diperpanjang ketika masa berlakunya berakhir.

SBU berlaku sampai kapan? Pada umumnya SBU akan berlaku 3 tahun sejak tanggal penetapannya. Namun, sebelum proses perpanjangan SBU 2022, perusahaan wajib melakukan registrasi ulang. Registrasi ini dilakukan pada tahun kedua dan ketiga sesuai tanggal yang tertera pada SBU.

Sejak tanggal 29 Desember 2021, Kementerian RI, PUPR, dan juga LPJK sepakat untuk bekerja sama dalam pembuatan pemberlakukan SBU dan SKK-K setelah selesainya masa transisi untuk periode 2021 hingga 2024. Itulah artikel kami tentang SBU Jasa Konstruksi, Semoga bermanfaat.

Silahkan Hubungi kami jika anda ingin melakukan perpanjangan SBU konstruksi.

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram