ISO 9001 – Apakah anda tahu bahwa setiap produk dan jasa yang diperjualbelikan harus memiliki sertifikat? Jika anda belum banyak mengetahui tentang sistem sertifikat ini, berikut penjelasan lengkap mengenai apa yang dimaksud dengan ISO 9001, sertifikat sistem mutu.

Pembahasan kali ini akan menjelaskan mengenai materi ISO 9001, pengertian, persyaratan standar sertifikasi, prinsip-prinsip dasar sertifikasi ISO jenis 9001, serta proses audit sertifikasi ISO.

ISO 9001, Sertifikat Sistem Manajemen Mutu
ISO 9001, Sertifikat Sistem Manajemen Mutu

Memahami Sertifikat ISO Jenis 9001

Apa itu ISO dalam manajemen mutu 9001? ISO 9001 adalah standar sertifikasi untuk menjamin mutu dari suatu produk baik berupa barang maupun jasa. Mutu disini tentunya yang dimaksud adalah kualitas dari barang atau jasa tersebut.

Jika suatu barang atau jasa yang telah memiliki sertifikat ISO jenis 9001 tahun 2015 ini, maka customer pasti akan lebih percaya untuk membeli maupun menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.

ISO 9001 berkaitan dengan bidang industri dan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Fungsi utamanya yakni untuk memastikan jaminan mutu serta kualitas produk yang diproduksi oleh pihak industri agar selalu terjaga kualitasnya.

Dengan begitu, produk yang sampai ke tangan para customer selalu merupakan produk-produk berkualitas baik.

Selain sebagai bukti bahwa suatu industri atau perusahaan menjamin mutu produk yang dihasilkan, sertifikat ini juga dapat meningkatkan tingkat kepercayaan customer kepada produk tersebut.

Selain itu juga meminimalisir adanya kesalahan selama produksi produk, mengurangi biaya di beberapa aspek produksi, serta membuat industri menjadi lebih kompetitif.

Karena telah memiliki bukti konkret dan terpercaya bahwa barang atau jasa tersebut memiliki kualitas yang bagus. Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Manfaat ISO Manajemen Mutu 9001

  1. Sebelum memasuki poin pembahasan mengenai syarat standar sertifikasi ISO manajemen mutu 9001, berikut beberapa poin manfaat dari sertifikat ISO jenis 9001 bagi industri atau perusahaan yang hendak mengajukan sertifikasi.

    • ISO 9001adalah standar sertifikasi untuk bukti terjaminnya mutu kualitas produk barang atau jasa, terlepas dari produksinya dilakukan oleh pihak perusahaan, organisasi, ataupun pihak UMKM sekalipun.
    • Bermanfaat untuk meningkatkan tingkat kepercayaan customer maupun calon customer lainnya.
    • Membantu meningkatkan image baik reputasi suatu industri atau perusahaan bidang manufaktur. Terutama di mata persepsi mitra bisnis, maupun customer.
    • Sertifikat ISO jenis 9001 membantu sistem manajemen industri atau perusahaan menjadi lebih baku.
    • Bisnis dilakukan dengan tanggung jawab penuh karena ada prosedur monitoring secara berkala. Selain itu, perkembangan industri atau perusahaan tersebut menjadi lebih terpantau.
    • Dengan diberlakukannya sistem manajemen mutu ini, akan menghasilkan evaluasi yang bersifat membangun bagi pihak industri atau perusahaan terkait.
    • Industri atau perusahaan dengan sistem manajemen mutu menjadi lebih terarah tujuan visioner dan misi kedepannya.
    • Menguatkan image brand produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh industri atau perusahaan terkait.

    Itulah beberapa poin manfaat yang akan dirasakan dan memberikan pengaruh baik bagi industri atau perusahaan yang mengajukan sertifikasi ISO jenis 9001.

Persyaratan Standar Sertifikat

Menurut standar ISO certified 9001, suatu industri atau perusahaan yang memproduksi produknya (baik barang maupun jasa), wajib menjelaskan secara transparan mengenai beberapa hal diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • Wajib menjelaskan secara rinci terkait sistem operasi dan proses manajemen dari industri atau perusahaan tersebut.
  • Menjabarkan dengan jelas bagaimana aliran serta proses bisnis yang telah dijalankan selama ini.
  • Memaparkan bagaimana sistem pengawasan (monitoring) yang berlaku pada proses penanganan produksi sekaligus alur kerjanya. Mulai dari proses masuk/input (pengolahan) sampai produk tersebut menjadi barang atau jasa siap guna (siap dipasarkan).

Semua dokumen dan data terkait tiga poin penting tersebut, nantinya dikumpulkan untuk memenuhi persyaratan ISO 9001 standard. Kemudian dokumen dan data diajukan oleh pihak industri atau perusahaan untuk diproses oleh tim penilai.

Adapun tahapan persyaratan yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.

1. Memenuhi Standar Persyaratan Sertifikat

Tahapan pertama untuk mendapatkan sertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001 PDF, tentunya industri atau perusahaan yang mengajukan diri harus memenuhi standar persyaratan yang telah ditentukan.

Pastikan produk yang dihasilkan telah sesuai dengan standar kualifikasi kualitas dan mutu yang sesuai untuk memenuhi proses sertifikasi.

2. Menyiapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Langkah selanjutnya adalah mengajukan permohonan sertifikasi sistem manajemen mutu, yang disertai dengan dokumen dan berkas pendukung yang harus dipersiapkan sebelumnya.

Jika belum mengetahui apa saja dokumen dan berkas yang harus dipersiapkan, anda bisa bertanya kepada badan sertifikasi secara langsung atau melalui website terkait untuk informasi lebih lanjut.

3. Melakukan Evaluasi pada Sistem Manajemen

Evaluasi pada tahap ini bersifat mandiri. Pada tahap ini pihak industri atau perusahaan yang mengajukan permohonan sertifikasi, harus belajar ISO 9001 dan melakukan evaluasi pada sistem manajemen yang selama ini sedang berlaku.

Tujuannya adalah untuk mengetahui kelayakan atas pengajuan ISO manajemen mutu 9001 secara mandiri. Evaluasi ini berguna untuk memperbaiki dan mempersiapkan secara lebih matang lagi untuk mengajukan sertifikasi sistem manajemen mutu ini.

Persyaratan Standar Sertifikat

Sertifikat ini dibuat berdasarkan sertifikasi ISO 9001:2015bertaraf internasional. Prinsip sertifikat ISO jenis ini dibuat berlandaskan 7 faktor utama berikut.

1. Fokus Pelanggan

Mutu dan kualitas tentunya diperuntukan bagi pelanggan. Itulah mengapa prinsip pertama pada ISO certified 9001 adalah fokus kepada kepuasaan customer. Karena produk yang diproduksi tujuannya untuk diperjualbelikan, maka harus menawarkan dan memberikan mutu terbaik.

Dengan memberikan kualitas dan mutu yang terbaik, secara tidak langsung juga akan memberikan kepuasaan kepada para customer yang membeli dan menggunakan produk tersebut.

2. Leadership

Prinsip yang kedua adalah kepemimpinan (leadership). Mengapa prinsip ini penting menjadi dasar landasan dari sistem manajemen mutu?

Tentunya karena dengan kepemimpinan yang baik, maka semua proses akan berjalan dengan baik, lancar, serta sesuai dengan fokus industri atau perusahaan terkait.

Dengan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni, akan membawa kemajuan pada produk-produk yang dihasilkan oleh industri atau perusahaan tersebut. Itulah mengapa leadership dimasukan pada daftar prinsip landasan sertifikasi sistem manajemen mutu 2015.

3. Kerjasama dengan Pihak Lain

Prinsip selanjutnya yang harus dimiliki adalah sehat dan baiknya kerjasama dengan pihak luar. Dengan kerjasama yang sehat merupakan landasan sistem manajemen mutu yang bagus untuk suatu industri maupun perusahaan bidang manufaktur.

Proses produksi hingga menjadi barang siap jadi membutuhkan bantuan banyak pihak, baik internal perusahaan maupun eksternal. Dengan kerjasama yang baik dengan pihak eksternal, akan membantu perkembangan industri menjadi lebih baik pula.

Selain itu, bersama-sama seluruh pihak internal industri harus saling sadar untuk melibatkan diri, agar seluruh komponen industri dapat diberdayakan dengan maksimal dan sebaik-baiknya.

4. Pendekatan sebagai Proses Bisnis

Proses pendekatan bisnis yang baik juga merupakan landasan penting bagi sistem manajemen mutu. Pendekatan bisnis bisa dilakukan dengan berbagai cara dan metode. Dan itu semua diatur dan diberlakukan dengan tujuan yang berbeda untuk tiap industri maupun perusahaan.

Gunakan proses pendekatan bisnis terbaik dan yang paling cocok dengan gaya kerja industri atau perusahaan yang dimiliki.

5. Peningkatan yang Berkesinambungan

Landasan yang dapat menjadi tolak ukur sehatnya suatu industri atau perusahaan adalah terdapatnya peningkatan yang berkesinambungan. Baik dari segi produksi maupun manajemen.

Dengan adanya peningkatan pada industri atau perusahaan, maka itu berarti industri atau perusahaan tersebut mampu bertahan dengan baik dalam persaingan industri.

Itulah mengapa improvement merupakan salah satu landasan yang cukup penting bagi ISO 9001:2015sistem manajemen mutu.

6. Faktual dalam Membuat Keputusan

Di setiap perkembangan pada industri pasti ada waktu dan momen yang membutuhkan dicetuskannya suatu keputusan.

Pada sistem manajemen mutu, untuk mencapai kualifikasi mutu dan kualitas yang sesuai dengan ketentuan sertifikasi, setiap keputusan industri haruslah berdasarkan data dan hal yang faktual.

Fakta-fakta yang ada dan nyata haruslah menjadi acuan dasar utama dalam membuat setiap keputusan terkait perusahaan. Ini agar keputusan yang dibuat tepat dan sesuai dengan tujuan perusahaan.

7. Hubungan yang Saling Menguntungkan dengan Pemasok

Prinsip landasan terakhir yang juga sangat penting untuk diperhatikan adalah memiliki hubungan yang saling menguntungkan dengan pihak pemasok.

Tidak hanya pemasok, hubungan yang baik dan saling menguntungkan juga harus terbentuk antara mitra kerja/bisnis, karyawan, dan pihak-pihak lainnya.

Dengan hubungan yang saling menguntungkan, tentunya menunjukan bisnis berjalan dengan lancar. Selain itu dengan belajar ISO 9001, industri dipercaya karena dirasa dapat menguntungkan mitra bisnis yang bergabung.

Audit Sertifikat ISO

Ada lima hal yang akan diaudit dalam proses sertifikasi ISO jenis 9001 oleh badan sertifikasi terkait.

  • Sistem manajemen kualitas dan mutu.
  • Tanggungjawab pihak manajemen industri atau perusahaan bidang manufaktur terkait.
  • Manajemen sumber daya yang dimiliki oleh pihak industri atau perusahaan bidang manufaktur terkait.
  • Realisasi produk (proses awal hingga menjadi barang siap pakai/siap jual).
  • Pengukuran, analisa, dan peningkatan.

Pada umumnya terdapat dua tahap audit ISO jenis 9001.

1. Tahap Pertama: Dokumentasi

Pada tahap ini auditor dari tim badan sertifikasi yang bersifat independen melakukan penilaian atas dokumen yang diajukan untuk proses sertifikasi ISO jenis 9001. Auditor menilai apakah dokumen yang diajukan telah sesuai dengan standar yang ditentukan.

Anda bisa mengetahui badan sertifikasi ISO dengan mengunjungi website berikut ini: www.badansertifikasiiso.net.

2. Tahap Kedua: Implementasi Dokumen yang Telah Disahkan

Setela dinilai bahwa pengajuan anda sesuai dengan standar sistem manajemen mutu yang telah ditetapkan, maka dokumen anda disahkan sekaligus menerima sertifikasi ISO 9001 standard.

Setelah dinyatakan lulus, maka industri atau perusahaan tersebut akan tercantum namanya pada daftar website resmi badan sertifikasi ISO yang mengutus auditor yang menilai tersebut.

Ini bukan berarti tugas pihak industri selesai, tapi harus mengimplementasikan apa yang telah diajukan berdasarkan sistem ISO. Yakni dengan memberikan mutu kualitas terbaik di setiap produk yang dihasilkan oleh industri tersebut.

Umumnya, setidaknya suatu industri atau perusahaan membutuhkan waktu minimal 3 bulan untuk menjalankan dan mengimplementasikan sistem ISO tersebut.

Sekian pembahasan kali ini. Penting untuk tahu tentang apa itu ISO dalam manajemen mutu 9001 bagi pihak-pihak yang berkecimpung di bidang manufaktur.

Itulah pembahasan mengenai materi ISO 9001, prinsip dan persyaratannya. Semoga artikel ini mudah dipahami dan bermanfaat bagi pembaca semua!

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram